Investasi Tesla di Indonesia Butuh Proses

Logo produsen mobil Tesla di kantor cabang di Bern, Swiss, Rabu (28/10/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Arnd Wiegmann/File Photo/WSJ/sad.

KBRN, Jakarta: Rencana investasi perusahaan milik Elon Musk Tesla di Indonesia masih membutuhkan waktu dan proses. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hal itu mengingat hingga saat ini masih belum ada kesepakatan Indonesia dengan Tesla. 

“Masuknya investasi dari suatu perusahaan itu tidak semudah menjentikkan jari. Apalagi ini investasi dengan nilai jumbo. Jadi kita harus sabar,” ungkap Menko Luhut dalam keterangan resmi, Senin (23/5/2022).

Menko Luhut menyebut, pihaknya telah menjalin komunikasi yang sangat baik sejak dua tahun belakangan baik dengan Elon Musk dan juga Tesla. 

Pendiri SpaceX tersebut, menurutnya, sangat tertarik untuk melakukan investasi terhadap industri nikel di Indonesia yang dinilai sangat menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan ekosistem kendaraan listrik.

Sejak pertemuan delegasi Indonesia di pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla di Austin, Texas,  26 April lalu, pihak Kemenko Marves dan tim dari Tesla yang ditunjuk Elon terus melakukan negosiasi secara intensif untuk merumuskan berbagai hal terkait detail formula investasi yang akan dipakai. 

Meski demikian, keputusan akhir mengenai investasi akan berada di tangan perusahaan.

“Tim dari Tesla bergerak sangat cepat. Mereka sudah datang ke Indonesia awal bulan ini, mengunjungi beberapa pabrik pengolahan nikel, dan kita juga merespon dengan tidak kalah cepat untuk menunjukkan keseriusan dan support kita. Tapi yang harus diingat, ini masih dalam tahap negosiasi, jadi sekali lagi, semua harus bersabar,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam kunjungan ke pabrik SpaceX di Boca Chica, Texas beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menyampaikan bahwa pembicaraan antara Indonesia dengan Elon Musk akan meliputi bahasan mengenai investasi, teknologi dan inovasi.

Dari pertemuan tersebut, Presiden mengundang orang terkaya di dunia itu datang ke Indonesia pada bulan November mendatang, untuk menghadiri forum The Business 20 atau B20 yang merupakan outreach group dari G20 yang mewakili komunitas bisnis internasional. 

Ajakan tersebut direspons baik oleh Elon Musk. Ia mengatakan, akan berkunjung ke Indonesia pada November nanti.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar