Sandiaga: Pusat Layanan Terpadu Memperkuat Ekonomi Kreatif

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (ANTARA/Kemenparekraf)

KBRN, Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan, bahwa meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), destinasi wisata, maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjadi bagian di dalamnya sangat penting dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan dalam bentuk creative hub atau sebuah pusat layanan terpadu dari beragam kebutuhan para pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata.

Sandiaga mengatakan, bahwa fasilitas tentang perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan, serta akses pembiayaan adalah hal penting dalam pelatihan dan pendampingan tersebut.

"Yang paling pertama mereka adalah perlu perhatian dari pemerintah. Ini yang harus kita gagas bersama melalui ide creative hub," katanya dalam keterangan resmi yang diterima RRI.co.id, Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Pernyataan Sandiaga itu disampaikan saat menghadiri acara ‘Kelana Nusantara’ di Sragen, Jawa Tengah.

Kelana Nusantara merupakan ruang bagi Menparekraf Sandiaga untuk bertemu langsung dengan pelaku ekonomi kreatif (ekraf), khususnya di Sragen, guna mendengar langsung tentang hambatan juga aspirasi dalam pengembangan ekraf dalam mendorong kebangkitan ekonomi dengan terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja.

Sandiaga menjelaskan, bahwa creative hub tersebut nantinya menjadi pusat layanan (one stop services) berbagai hal yang dibutuhkan para pelaku ekonomi kreatif khususnya UMKM, mulai dari perizinan BPOM, bahan baku, dan lain sebagainya.

Terlebih, Kabupaten Sragen dinilainya memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang besar.

"Pemerintah akan fasilitasi, akan hadir dan bekerja sama. Pastinya, antusiasme pelaku ekonomi kreatif yang sangat luar biasa ini dapat kita fasilitasi," ujarnya.

Melalui creative hub ini, Sandiaga benar-benar berharap pariwisata dan ekraf di Sragen dapat berkembang.

Apalagi Kemenparekraf berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen juga akan membangun Politeknik Pariwisata Sragen, guna menghasilkan sumber daya manusia (SDM) parekraf yang unggul dan berdaya saing.

Berbagai aktivitas sektor parekraf di Sragen menunjukkan semangat kebangkitan yang sudah di depan mata, untuk membuka peluang usaha dan penciptaan lapangan kerja.

"Saya yakin hal tersebut dapat menyejahterakan masyarakat sesuai tatanan ekonomi baru sebagaimana arahan dari Presiden Jokowi. Kita bergeser dari pandemi menuju endemi, dan berpihak pada UMKM," ungkap Sandiaga.

Pengembangan sektor parekraf menurutnya perlu dilakukan melalui pendekatan inovasi, adaptasi, kolaborasi dan digitalisasi.

"Kebangkitan ekonomi kita adalah kebangkitan berkualitas dan memiliki standar berdasarkan pelajaran yang diterima dari pandemi, yakni CHSE, atau kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar