Lampaui Target, Investasi 2021 Capai Rp901.02 Triliun

Menteri Investasi Kepala BKPM Bahlil Lahadalia berhasil capai target realisasi investasi 2021, Kamis (27/1/2022)
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia (Doc ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa)

KBRN, Jakarta: Menteri Investasi Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan, target investasi di tahun 2021 terlampaui.

Realisasi investasi dari bulan Januari-Desember 2021 sebesar Rp901.02 triliun dengan serapan tenaga kerja sebesar 1.207.893 orang.

“Capaian ini melampaui target yang ditetapkan Presiden di tahun ini sebesar 900 triliun, dan target dari Bappenas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasiional (RPJMN) sebesar 858,5 triliun. Kalau trend ini dapat dipertahankan di tahun 2022, maka pertumbuhan ekonomi kita di tahun ini akan lebih baik,” kata Bahlil dalam keterangannya, Kamis (27/1/2022).

Dari total capaian investasi di tahun 2021, didominasi oleh Penanaman Modal Asing sebesar Rp454.7 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp447 triliun. Dengan komposisi, investasi di luar Jawa sebesar Rp468.2 triliun, lebih besar dibandingkan investasi investasi di Pulau Jawa yang besarnya Rp432.8 triliun.

“Ini menunjukkan investasi mulai tersebar ke luar Pulau Jawa, sebagai hasil dari pembangunan infrastruktur,” tukas Bahlil.

Sedangkan dari sisi lokasi, provinsi Jawa Barat yang paling tinggi realisasi investasinya (Rp136.1 triliun), DKI Jakarta (Rp103.7 triliun), Jawa Timur (Rp79.5), Banten (Rp58 triliun), dan Riau (Rp53 triliun)

Investasi sepanjang tahun 2021, juga mulai bergeser ke sektor industri hilirisasi. Dimana sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menyerap investasi terbesar Rp117.5 triliun. 

Diikuti dengan sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran (Rp117.4 triliun), sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi (Rp107.4 trilun), sektor listrik, gas dan air (Rp81.6 triliun), dan sektor pertambangan (Rp81.2 triliun).

Sementara itu, lima negara yang investasinya terbesar adalah Singapura sebesar US$ 9.4 miliar, Hongkong US$ 4.6 miliar, Tiongkok US$ 3.2 miliar, Amerika Serikat US$2.5 miliar, dan Jepang US$ 2.3 miliar.

Di tahun 2022, Kementerian Investasi / BKPM harus mencapai target investasi yang lebih besar yaitu 1.200 triliun.

“Ini bukan angka yang kecil, karena tumbuhnya 33 persen dari realisasi investasi tahun 2021. Karena itu kami harus kerja maksimal,” pungkas Bahlil

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar