Bangun Ekosistem Ekonomi, Erick Bangun Pelabuhan Terintegrasi

Erick Thohir-ist

KBRN, Jakarta: Menteri BUMN,  Erick Thohir meminta PT Perkebunan Nusantara III (Persero) untuk bersinergi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Dia berkata hal itu untuk mengoptimalisasi pemanfaatan fasilitas di Terminal Multipurpose Kuala Tanjung, Sumatra Utara, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. 

Erick meyakini pengintegrasian antar perusahaan BUMN bisa menjadi penyeimbang bagi perekonomian di Indonesia. 

"Saya mengapresiasi pengintegrasian kawasan pelabuhan dan kawasan industri, didukung kereta api dan juga produk-produk yang dimiliki BUMN maupun pihak swasta. Saya harap ekosistem yang sedang kita bangun dapat menjadi penyeimbang ekonomi Indonesia," tulis Erick di laman instagram pribadinya, @erickthohir, Rabu, 12 Januari 2022.

Erick menuturkan Kuala Tanjung merupakan pelabuhan terbaik di Indonesia yang memiliki potensi luar biasa. 

Sehingga, Erick ingin mengintegrasikan antara pelabuhan, kereta dan jalan tol, untuk memudahkan lalu lintas pengiriman barang dan jasa agar memberikan kontribusi pada masyarakat dan negara. 

"Kita harus mengintegrasikan antara pelabuhan, industrial estate, apalagi didukung oleh kereta api, nanti juga jalan tol, dan juga produk-produk atau industrial yang memang dimiliki oleh BUMN atau pihak swasta. Yang juga bisa bersinergi untuk membangun kawasan ini atau zona-zona lainnya," kata Erick. 

Erick menjelaskan alasan memilih Kuala Tanjung sebagai pelabuhan multipurpose di Sumatra, agar bisa menyebar titik pemerataan infrastruktur di luar Pulau Jawa. Dia berharap hal itu bisa berdampak pada pemerataan infrastruktur dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. 

"Tentu tidak mungkin juga Indonesia hanya dibangun berdasarkan Jawa Sentris. Karena itu bapak presiden sejak awal menekankan bagaimana pembangunan infrastruktur di Sumatera. Supaya Sumatra yang merupakan penduduk nomor dua terbesar di Indonesia juga punya kesempatan naik kelas," jelas Erick. 

Lebih dari itu, Erick meminta semua pihak menjadikan terminal multipurpose Kuala Tanjung sebagai pelabuhan muat dan atau pelabuhan tujuan dalam distribusi logistik, bahan baku, hasil produksi KEK Sei Mangkei dan hasil perkebunan PTPN Group, dengan mengoptimalkan penggunaan kereta api milik KAI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar