Dirjen Bimas Islam Rancang Program Ekonomi Umat

Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin (Foto: Dokumentasi Bimas)

KBRN, Jakarta: Sebanyak enam program prioritas pemberdayaan zakat dan wakaf digenjot Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin yang menyebut program-program ini dilakukan untuk mengoptimalkan manfaat zakat dan wakaf untuk kemaslahatan umat.

“Dirjen Bimas telah merancang beberapa program prioritas seperti percontohan ekonomi umat yang merupakan program pendukung. Ini adalah model program yang mengkombinasikan fungsi dan tugas dalam melaksanakan pelayanan dan bimbingan di bidang zakat wakaf kepada masyarakat. Ikhtiar kita bersama bagaimana menjadikan seluruh Indonesia ini menjadi salah satu sentra pengembangan ekonomi umat,” ungkap Kamaruddin Amin dalam keterangan yang diterima RRI.co.id pada Sabtu (4/12/2021).

Ia juga menuturkan, Indonesia akan menjadi pusat pengembangan ekonomi umat dimana, banyak lembaga yang berfungsi instrumental untuk meningkatkan kontribusi masyarakat dalam mengelola zakat.

“Ada file project inkubasi wakaf produktif membangun lahan-lahan wakaf yang tidur potensi untuk dikembangkan dengan cara memberikan akses permodalan pelatihan dan pendampingan sehingga tanah tanah wakaf yang memiliki potensi ekonomi dapat membawa manfaat untuk umat dan perkembangan perwakafan di tanah air,” katanya.

Ia menjelaskan, program ini adalah model yang mengombinasikan fungsi dan tugas KUA dalam melaksanakan layanan dan bimbingan di bidang zakat dan wakaf kepada masyarakat luas dalam upaya mengentaskan kemiskinan.

“Kampung Zakat yang saat ini  telah berjumlah 15 lokasi di seluruh Indonesia juga menjadi program kami. Kampung Zakat adalah program yang memberi warna terhadap pengembangan ekonomi masyarakat secara langsung di daerah tertinggal," ujarnya. 

Ia berharap, perwakafan di Indonesia sehingga bisa menjadi salah satu sumber yang sangat kuat untuk meningkatkan kemiskinan di Indonesia.

“Insya Allah dengan ketulusan dengan keikhlasan kita semua dengan Sinergi dan kolaborasi kita semua kualitas persahabatan dan perwakafan di Indonesia sehingga bisa menjadi salah satu sumber yang sangat kuat untuk meningkatkan kemiskinan di Indonesia,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar