Musim Hujan, Harga Garam Membaik

KBRN, Sumenep: Memasuki musim penghujan, harga garam di  Kabupaten Sumenep mulai membaik. Kalau sebelumnya harganya berkisar Rp 400 ribu hingga  Rp 500 ribu per ton, saat ini berkisar Rp 700 ribu hingga 800 ribu per ton. “Bahkan untuk di Surabya bisa mencapai Rp 1 juta per ton,” kata Ketua Persatuan Garam Rakyat Sumenep (Peras), Moh Hasan, rabu (01/12/2021).

Para petani mulai gembira dengan harga yang terus membaik. Karena tahun kemarin harganya sangat murah. Apalagi saat ini para petani sudah tidak bekerja akibat  musim penghujan.

“Semoga harganya terus membaik, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” keluh hasan.

Sedangkan untuk produksi garam tahun ini menurun bila dibandingkan cuaca normal. Rata-rata tiap hektar  cuma menghasilkan 75 hingga 80 ton. Sedangkan jika cuaca normal tiap hektar bisa memproduksi garam antara 150 hingga 200 ton.

“Sekarang tidak begitu normal, hasil garam petani sedikit,” imbuhnya.

Anggota komisi II DPRD Sumenep Jauhari berharap, agar petani bisa mempertahankan kwalitas garam yang ada. Sehingga harganya bisa terus membaik.  Karena yang menyebabkan harga garam murah, biasanya kwalitasnya jelek.

“Kami harapkan dengan kwalitas garam yang bagus harganya juga bagus,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar