FOKUS: #PPKM

Wagub Ariza: UMP Jakarta Cocok Lima Persen

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza), mengungkapkan, kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 hingga 5 persen sebetulnya tidak ada masalah. Bahkan menurutnya itu sudah ada kesepakatan antara pengusaha dan buruh. (Alfred Tuter/RRI)

KBRN, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza), mengungkapkan, kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 hingga 5 persen sebetulnya tidak ada masalah.

Bahkan menurutnya itu sudah ada kesepakatan antara pengusaha dan buruh.

"Sebetulnya yang bersepakat yang lainnya antara pihak pengusaha dan juga pihak katakanlah pihak buruh soal angka sampai lima  persen pun enggak ada masalah," tutur Riza di Balai Kota, Jakarta, seperti dikutip RRI.co.id, Selasa (30/11/2021).

Oleh karena itu, kata Riza, perlu ada perbaikan melalui formula perhitungan yang diterapkan Kementerian Ketenagakarjaan untuk Jakarta.

Riza mengutip pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal kurang pas-nya formula itu diterapkan di Jakarta.

Karenanya, UMP tahun 2022 di Ibu Kota jauh lebih kecil kenaikannya ketimbang tahun lalu.

Riza menekankan, Pemprov DKI Jakarta masih terus menunggu balasan dari Kementerian Ketenegakerjaan perihal pengajuan revisi yang dilakukan pihaknya.

Meski sudah sepekan lamanya surat tak berbalas, Riza meyakini Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauzyah, pasti mempertimbangkan masukan-masukan terkait ketenagakerjaan.

"Bu menteri saya kenal orang baik, yang bijaksana mendengarkan semua masukan tentu kan semua mendengar masukan kita hormati kita hargai," tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku telah berkirim surat dengan Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah, terkait besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022.

Dalam surat tersebut dirinya menyampaikan formula perhitungan besaran kenaikan UMP yang digunakan Kemenaker tak sesuai bila diterapkan di Jakarta. 

Penyataan itu disampaikannya di hadapan buruh dari berbagai elemen yang menggelar unjuk rasa kenaikan UMP tahun 2022 di Balai Kota. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar