FOKUS: #PPKM

NTB Bergairah, Wisatawan Nataru Diprediksi Naik Tajam

Nusa Tenggara Barat (NTB) bergairah paska World Superbike Mandalika 2021. Pekerja melakukan bongkar muat koper dan barang bawaan penumpang pesawat maskapai Citilink di apron Bandara Internasional Lombok di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (22/11/2021). Menurut Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto, ajang balap WSBK 2021 di sirkuit Mandalika pada 18-21 November 2021 menaikkan jumlah pergerakan penumpang sekitar 44 persen dengan 52 pergerakan pesawat di bandara tersebut. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

KBRN, Mataram: Pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, kata kunci dalam melindungi diri dari virus Corona pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

Mobilitas masyarakat lokal, regional, nasional dan internasional di Lombok pada saat Nataru diprediksi naik tajam, sehingga prokes harus dikedepankan.

Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Made Slamet

"Kran pariwisata sejatinya telah dibuka. Dimana pergerakan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat belakangan ini sangat dinamis. Perhelatan world superbike beberapa waktu lalu menggairahkan pariwisata NTB," kata Anggota Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Made Slamet, Sabtu (27/11/2021).

Ia menjelaskan, terbukanya kran pariwisata ke Nusa Tenggara Barat sangat positif bagi perekonomian masyarakat.

Meski demikian, pihaknya meminta pemerintah provinsi, kabupaten kota dan masyarakat agar tidak lengah terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Menurut Made Slamet, tingginya minat wisatawan berwisata ke daerah ini harus dibarengi dengan prokes agar tidak terjadi klaster Covid-19 di kawasan tempat wisata.

"Prokes jangan kendor agar ekonomi tetap stabil dan kasus covid-19 juga tidak muncul," paparnya.

Dirinya menambahkan, menekan sekecil mungkin kasus Covid-19 di daerah menjadi tanggung jawab bersama.

Oleh sebab itu, dengan telah membaiknya geliat di sektor pariwisata masyarakat, pengelola destinasi wisata dan pihak-pihak yang terlibat agar tidak abai serta lengah terhadap protokol kesehatan.

"Sekali lagi mari kita tetap disiplin Prokes Covid-19. Bagi kebaikan bersama di tengah membaiknya industri pariwisata," tandasnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar