Harga Cabai Merah Keriting di Pekanbaru Naik

KBRN, Pekanbaru: Harga cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru kembali naik. 

Berbeda dengan bawang merah, yang harganya cenderung turun.

Pantauan RRI.co.id, memasuki minggu kedua Oktober dan masih pemberlakuan PPKM level 2, jual beli di sejumlah pasar tradisional di Pekanbaru tetap saja sepi pembeli. 

Harga sejumlah komoditi pangan juga berfluktuasi, diantaranya cabai merah, hari ini kembali naik dari sebelumnya Rp25 ribu rupiah per kilo, naik menjadi Rp30 hingga Rp40 ribu rupiah, tergantung kualitas dan asal sentra cabai.

Cabai asal Jawa dijual Rp30 ribu rupiah per kilogram dan asal bukit tinggi 40 ribu rupiah per kilonya. 

Salah seorang pedagang di Pasar Jalan Agus Salim Pekanbaru Iwan mengatakan, naiknya harga cabe karena kurangnya hasil panen dari sentra produksi, akibat musim kemarau. 

“Meski harga cabai naik, omzet penjualannya sudah mulai naik sejak PPKM level 2,” katanya, Minggu (17/10/2021).

Iwan tidak saja menjual cabai merah, ada juga cabai hijau,cabai rawit, dan beragam jenis bawang. 

Sementara untuk bawang merah mengalami penurunan dari Rp30 ribu rupiah perkilo, har ini hanya Rp18 ribu rupiah untuk ukuran sedang dan tomat masih stabil Rp10 ribu rupiah per kilo. 

Selain masyarakat konsumen, pelanggannya juga banyak dari usaha rumah makan dan restauran.

Sementara penjual lainnya Yulda mengatakan, meski penjual belum begitu ramai, tapi penjualannya  masih stabil.  

"Harga cabai merah mengalami kenaikan Rp35 hingga Rp40 ribu rupiah perkilo, cabai rawit Rp40 ribu rupiah perkilo, dan bawang merah ukuran besar Rp26 ribu rupiah perkilo.

Dari pantauan di lapangan, para pedagang di pasar tradisional Pekanbaru masih banyak yang abai protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00