Dubes Heri Janjikan Perluasan Usaha Tempe

KBRN, Jakarta: Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi meninjau usaha olahan Tempe Indonesia yang dikelola Rustono seorang wirausaha Warga Negara Indonesia (WNI) di Kyoto, Sabtu (19/6/2021).

Kunjungan Dubes Heri yang didampingi oleh Ibu Nuning Akhmadi, Konsul Jenderal RI Osaka Diana ES Sutikno dan pejabat KBRI Tokyo serta KJRI Osaka ini merupakan bentuk dukungan kepada WNI Indonesia yang berwirausaha di Jepang.

Saat berdialog dengan Rustono, Dubes Heri menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kemasan produk tempe yang dijual di masyarakat Jepang. Dubes Heri juga memastikan kepada Rustono dukungan kongkrit KBRI Tokyo agar usaha tempe yang dikelolanya dapat terus berkembang.

“Perlu diperhatikan kualitas tempe yang dijual. Ini penting dilakukan, agar tetap terjaga minat dan permintaan masyarakat khususnya konsumen Jepang. Kami siap mendukung. Dalam waktu dekat kami akan menampilkan display produk Indonesia di kantor KBRI Tokyo yang salah satunya menghadirkan tempe,” kata Dubes Heri dalam siaran pers yang diterima RRI.co.id, Selasa (22/6/2021).

Tempe sebagai makanan sehat menurut Dubes Heri, perlu terus dipromosikan di pasar Jepang dan diharapkan dapat dipasarkan di outlet supermarket besar di Jepang. 

Rustono sangat mengapresiasi kunjungan Dubes Heri bersama rombongan ke tempat wirausaha nya.

Kepada Dubes Heri, Rustono menjelaskan seputar aktivitas usaha tempenya. Ia berharap, dukungan penuh dari KBRI Tokyo dapat semakin menambah omset penjualan usaha tempenya.

“Kami produksi 10.000 bungkus per minggu dan dikirim ke lebih 1.000 titik di Jepang. Meliputi restoran, katering, rumah sakit dan sekolah untuk makan siang, serta hotel, toko-toko Asia, orang Indonesia di Jepang, maskapai penerbangan dan lainnya. Promosi kami hanya dari mulut ke mulut”, terang Rustono.

Rustono yang dikenal sebagai ‘Raja Tempe Indonesia’ ini merintis bisnis tempe di Jepang sejak 1990-an akhir. Dengan brand produk ‘Rusto’s Tempeh’, Rustono sukses memasarkan tempe di Jepang. Seiring berjalannya waktu ia kemudian mengembangkan bisnis tempe di Korea Selatan. Pada tahun 2018, tempe buatan Rustono bahkan telah menembus pasar dunia seperti Meksiko, Korea, Brasil, dan Hongaria. (foto: KBRI Tokyo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00