Ketegasan Panglima TNI Kasus Kecelakaan di Nagreg

Foto: Kasus Kecelakaan di Nagreg

KBRN, Jakarta: Kita memberi apresiasi kepada pimpinan TNI yang merespon cepat peristiwa temuan dua jenazah terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas di kawasan Nagreg, Jawa Barat.

Dua jenazah yang ditemukan, disebut adalah korban kecelakaan lalu lintas antara mobil dan sepeda motor yang dikendarai korban. Terduga pelaku adalah tiga orang dengan status bedinas di jajaran TNI.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa dalam keterangan tertulis, Minggu kemarin menyampaikan sikap tegas Panglima TNI yang menyebut bila terduga pelaku terbukti melakukan tindakan tersebut maka juga akan dilakukan pemecatan dari kediinasan di TNI. Publik melalui media massa dan media sosial memang memberi banyak tanggapan dalam kaitannya dengan peristiwa kecelakaan. 

Lalu lintas dan pembuangan korban. Polisi sedang mengungkap detail kronologis kejadian untuk mencari tahu dan membuktikan siapa pelaku peristiwa tersebut. Namun polisi belum menentukan status hukum pelaku. Artinya, secara norma juridis belum dibuktikan.

Dalam konteks ini maka asas yang perlu dijunjung adalah Presumption of Innocence atas asas praduga tak bersalah. Apa yang dalam perspektif publik melalui media massa dan media sosial harus dibuktikan dahulu kebenarannya.

Karena itu ada baiknya kita tunggu penetapan status hukum terduga pelaku dan tidak bersikap seperti hakim jalanan Trial by the Press yang seolah-olah publik dan media sudah menetapkan hukum kepada mereka. Demikian komentar. Selamat pagi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar