Menyoroti Pelaksanaan Muktamar NU

Foto: Muktamar NU

KBRN, Jakarta: Jumlah hadirin Muktamar Nahdlatul Ulama yang besok akan berlangsung di Lampung menjadi perhatian khusus pemerintah, terutama kaitannya dengan protokol kesehatan saat pandemi covid19. Tidak kurang dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto selaku ketua KPC PEN memimpin langsung rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan mukamar ke 34 NU.

Sekretaris Panitia Pengarah (steering committee/SC) Asrorun Niam Sholeh mengimbau seluruh Muktamirin untuk melakukan protokol kesehatan dengan baik. Dalam Muktamar NU ini, menurut Sekretaris Komisi Program Muktamar NU, Rumadi Ahmad, ada empat fokus program, yakni penguatan pemahaman ahhlussunnah wal jamaah, penguatan SDM pada sejumlah sektor strategis, ketiga pengembangan kemandirian ekonomi NU, semisal NU Corporation dan keempat adalah penguatan organisasi, kelembagaan, dan jaringan.

Selain itu,  hal penting yang ditunggu berbagai kalangan adalah pada komisi Organisasi khususnya pemilihan pimpinan NU. Pimpinan NU saat ini adalah Rais Aam Kyai Haji Miftachul Akhyar dan Ketua Tanfidziyah PB NU Kyai Haji Said Aqil Siradj.

Rais Aam adalah pimpinan tertinggi NU yang pada awal pendiriannya tahun 1926 dipimpin oleh Rais Akbar Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Kondisi dunia yang semakin mengglobal adalah salah satu tantangan pimpinan PB NU di masa lima tahun ke depan.

Selamat Bermuktamar Menuju Satu Abad NU: Membangun Kemandirian Warga untuk Perdamaian Dunia. Demikian komentar Selamat pagi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar