Presiden Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri

(Unsplash)

KBRN, Jakarta: Semua pihak, baik pejabat negara dan warga masyarakat umumnya harusnya paham arahan Presiden Joko Widodo soal bepergian ke luar negeri. Bahkan harusnya para pengawal pintu keluar masuk warga dan pejabat negara dari luar negeri sejak jauh-jauh hari lebih paham lagi kondisi Covid-19 yang belum selesai.

Omicron kini telah masuk di Indonesia. Penyampaian informasi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemarin terkait ditemukannya warga masyarakat terpapar varian Covid-19 varian Omicron sepertinya hanya soal waktu.

Hal ini setidaknya menyimak pengawalan arus keluar masuk warga masyarakat keluar dan kembali lagi dari luar negeri yang terpantau kurang disiplin.

Kebijakan pemerintah sudah tepat, hanya implementasinya perlu diperkuat. Kasus Rachel Venya dan Mulan Jameela yang mendapat sorotan publik sepulangnya dari luar negeri setidaknya dapat menjadi gambaran kondisi tersebut.

Virus corona varian Omicron menurut epidemolog Dicky Budiman lebih cepat penularannya dan kadang tidak memunculkan gejala. Karenanya, seluruh pihak perlu lebih disiplin dalam menerapkan kebijakan pemerintah, apalagi Preisden Joko Widodo sudah menyampaikan arahanya terkait kegiatan ke luar negeri.

Namun, karena varian Omicron ini sudah masuk ke Indonesia,  Kedisplinan ini tentu bukan saja di pintu keluar masuk negara, tapi juga di tengah masyarakat. Kita tidak perlu panik, yang perlu adalah tetap disiplin, tidak berjabat tangan dulu, mencuci tangan, pakai masker dan selalu jaga jarak.

Komentar ditulis Editor Senior Pro 3 RRI Widhie Kurniawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar