Kemenangan Timnas pada Penyisihan Grup B AFF

Pesepak bola Timnas Indonesia Evan Dimas (kiri) dan Irfan Jaya (kanan) bersujud syukur usai menjebol gawang Timnas Kamboja dalam pertandingan grup B Piala AFF 2020 di Stadion Bishan, Singapura, Kamis (9/12/21). Indonesia menang dengan skor 4-2. (ANTARA)

KBRN, Jakarta:  Tim nasional Indonesia mengawali debut gemilang di laga penyisihan Grup B Piala AFF 2020 saat mengalahkan Kamboja 4-2 di Bishan Stadium, Singapura, tadi malam.  Kemenangan 4-2 tersebut menyamai hasil yang diraih saat kedua tim bertemu di event yang sama tahun 2002.

Adapun empat gol kemenangan Tim asuhan Shin Tae-Yong ini tiga diantaranya dicetak dibabak pertama masing-masing melalui Rachmat Irianto dua gol dan Kapten Timnas Evan Dimas.  Sedangkan satu gol lagi dipersembahkan Ramai Rumakiek.  Sementara dua gol balasan Kamboja diciptakan Yue Safy dan Prak Mony Udom.  

Kemenangan timnas Indonesia atas Kamboja tersebut sudah diprediksi oleh banyak pecinta sepakbola di Tanah Air.  Rekor pertemuan selama ini,  menjadi catatan bagi Tim merah putih.   

Dengan kemenangan ini membuat timnas Indonesia menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B Piala AFF 2020 dengan tiga poin, di bawah Malaysia yang mencatat dua kemenangan pertamanya.  Sementara, bagi Kamboja, hasil ini menjadi kekalahan kedua mereka, setelah kalah 1-3 dari Malaysia.

Lalu seperti apa peluang Timnas Indonesia dilaga kedua dan bagaimana kans Evan Dimas dkk di ajang Piala AFF kali ini.  Apakah mampu membuat sejarah menjadi juara.   

Laga berikutnya di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2020, timnas Indonesia akan melawan Laos pada Minggu sore  12 Desember 2021.

Di atas kertas peluang Indonesia akan menang menghadapi Laos cukup besar.  Kemenangan atas Kamboja di laga perdana menjadi modal besar bagi tim merah putih.  Rekor pertemuan Indonesia dengan Laos di Piala AFF, menguntungkan 2 kali mencatat kemenangan, dan berakhir seri 2-2 pada tahun 2012.  Kemenangan besar 6-0 Indonesia atas Laos ditorehkan pada tahun 2010 dan mencatat kemenangan 3-1 di tahun 2017.  

Sayangnya, prestasi yang ditorehkan negara-negara lain tidak pernah dialami Timnas Indonesia.  Sejak Piala AFF bergulir pada 1996, Thailand sudah 5 kali menjadi juara, sedangkan Vietnam mencatat 4 kali kemenangan.  Pencapaian terbaik Timnas Indonesia hanyalah menjadi status runner-up, yakni pada tahun 2000, 2002, 2005, 2010, dan tahun 2016.  Bahkan, edisi terakhir Piala AFF,  tim Merah-Putih tidak mampu menembus empat besar.  

Kita tentunya berharap, di Piala AFF kali ini, Tim asuhan Shin Tae-Yong mampu membuat sejarah menjadi juara.  Peluang untuk itu, tentu sama besar.  Yang pasti Evan Dimas dkk, jangan cepat puas diri, semangat untuk meraih kemenangan harus ada di dada setiap para pemain.

Naskah ditulis oleh Redaktur Senior RRI Agus Rusmin Nuryadin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar