Pelantikan Calon Panglima TNI

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memberi salam sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/11/2021). Presiden Joko Widodo mengajukan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi calon tunggal Panglima TNI kepada DPR sebagai pengganti Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun. (ANTARA)

Jenderal TNI Andika Perkasa oleh Presiden Joko Widodo./ ///

------ komentar -----

KBRN, Jakarta: Hari ini adalah jadwal yang ditetapkan untuk pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia. Dengan pelantikan tersebut, selama satu tahun ke depan, Jenderal TNI Andika Perkasa akan meminpin seluruh prajurit TNI dari ketiga matra, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Walau Jendral TNI Andika Perkasa berasal dari Matra TNI Angkatan Darat, akan tetapi dipastikan bahwa ia akan menjadi panglima dari semua angkatan. Publik juga tidak perlu meragukan hal ini, termasuk juga loyalitas ketiga angkatan terhadap Panglima TNI.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono juga sudah menegaskan bahwa hal pertama dalam TNI adalah loyalitas. Publik pun tidak perlu terpengaruh terhadap suara-suara sejumlah LSM yang memiliki pandangan berbeda.

Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin tertinggi dari seluruh matra, telah memberi amanah kepada Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Selanjutnya adalah tugas Panglima TNI untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara dari ancaman pertahanan di berbagai sektor, termasuk di dalam negeri.

Waktu satu tahun menjabat sebagai Panglima TNI memang tidak lama, tapi pasti Jendela TNI Andika Perkasa sudah punya strategi cepat dan taktis, apalagi ia adalah jenderal senior dan bekerja didukung oleh para perwira tinggi serta seluruh jajaran TNI di berbagai wilayah dan pelosok negeri.

Selamat untuk Jenderal TNI Andika Perkasa.

Komentar ditulis Editor Senior Pro 3 RRI Widhie Kurniawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00