Tilang Sopir Angkutan Pembawa Bawang

Ilustrasi (Unsplash)

KBRN, Jakarta: Banyak pihak menyayangkan tindakan oknum polisi dengan inisial Aipda PDH karena tidak melakukan tilang terhadap sopir angkutan bawang, padahal sopir tersebut tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.

Alih-alih melakukan tilang, tetapi justru melakukan tindakan damai dengan kompensasi bawang yang diberikan oleh sang sopir kepada oknum polisi tersebut. Peristiwa itupun viral.

Kita memberi apresiasi kepada pimpinan polisi karena langsung melakukan penindakan terhadap oknum anggotanya yang tidak melaksanakan tugas dengan baik. Aipda PDH langsung dimutasi dari Satlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, dan ditugaskan di bagian Pelayanan Markas (Yanma) Polda Metro Jaya selama menjalani pemeriksaan Bidang Propam.

Sementara, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo juga menyampaikan permintaan maaf atas sikap anggotanya yang masih meminta "uang damai" ketika menilang pengendara kendaraan bermotor.

Langkah-langkah tegas pimpinan polisi demikian sangat penting dan layak untuk diapresiasi. Artinya, polisi tidak tinggal diam manakala ada oknum anggotanya yang tidak menjalankan tugas sesuai prosedur.

Pada era Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, oknum anggota polisi yang berdinas tidak sesuai prosedur kerap langsung diambil tindakan. Kapolri bahkan belum lama ini mencopot sejumlah perwira polisi dalam rangka evaluasi jabatan. Kapolri memang tegas dengan komitmennya potong kepala.

Karena itu langkah kepolisian melakukan bersih-bersih semacam ini juga perlu didukung banyak pihak. Masyarakat bahkan diharapkan terus berani melalorkan sikap oknum anggota polisi yang dinilai tidak sesuai prosedur. Kita dukung terus Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan tagline PRESISINYA, yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Komentar ditulis editor senior Pro 3 RRI Widhie Kurniawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00