Bukan Kaleng-Kaleng, Mana Ada Makan Siang Gratis

Foto:(Dok. Ist)

KBRN, Jakarta: Satu kata untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), apresiasi. 

Menko Polhukam Machfud MD sampai menuliskan pada akun media sosialnya saat berbicara dengan ketua KPK Firli Bahuri.

Pembicaraan itu terkait tudingan kinerja KPK, Namun menurut Machfud, saat itu ketua KPK menyampaikan, tetap bekerja baik, dan kemudian dibuktikan, ya kemarin dengan menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhi Prabowo. 

Kalau kata orang sekarang, yang ditangkap ini bukan menteri Kaleng - Kaleng. 

Ini menteri kepercayaan Prabowo Subianto ketua umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan saat ini. 

Kita belum tahu bagaimana reaksi Prabowo ke depannya. Kedua adalah harapan kepada KPK agar tidak kemasukan angin, hingga jadi melempem. 

Sebab, tangkapannya kali ini dahsyat. Ada banyak politisi yang diduga menikmati kebijakan Menteri KKP soal ekspor Benih Lobster.

Sebut saja yang dapat rezeki dari kran ekspor benih Lobster adalah mantan wakil ketua DPR Fahri Hamzah. Ada juga Politisi Gerindra Bahtiar Sebayang.

Dikutip dari IDN Times berdasar penelusuran Tempo ada juga Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, putri Hashim Djojohadikusumo. 

Ini memang masih awal. Kalau KPK sudah bertindak pasti ada data yang lengkap.

Dan tidak sedikit, kebijakan yang menguntungkan suatu pihak, biasanya ada apa apanya. 

Kata orang di Crescent City New Orleans Amerika pada tahun 1872, no free for lunch. Tidak ada makan siang gratis. Kita tunggu selanjutnya aksi KPK di KKP.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00