Pembubaran Sejumlah Lembaga

Presiden RI Joko Widodo/ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Pool/aww

Ditulis Redaktur Senior, Widhie Kurniawan.

Pembubaran 18 Lembaga oleh Presiden Joko Widodo adalah langkah tepat. Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2020 pasal 19. Ini langkah yang harus diteruskan agar membuat badan dan lembaga yang ada lebih memberi manfaat. 

Memang banyak sekali lembaga bentukan melalui Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden ataupun Keputusan Presiden. Bisa jadi Badan dan Lembaga itu diperlukan pada suatu masa, akan tetapi seolah menjadi permanen dan reguler.

Struktur organisasi yang luas akan menyulitkan rentang kendali. Pada sisi lain sebenarnya, perlu optimalisasi peran dan fungsi Kementerian yang ada. Harusnya ini yang dikuatkan. Banyak hal sejatinya dapat dikuatkan dengan posisi kementerian. 

Pada kondisi ini, kementerian pun harus mereformasi diri. Langkah MenPAN dan Reformasi Birokrasi menghapus jabatan eselon 3 dan 4 perlu ditindaklanjuti dengan reformasi struktural. 

Bisa jadi, konsep Direktur Jenderal, Deputy, dengan struktur di bawahnya juga sudah tidak relevan. Strukturnya dapat mengacu pada Agile Organisation. Lincah, tangkas dan dinamis.

Ini terus perlu dikerjakan agar negara ini menjadi efektif dan efisien. Karena itu, setelah sejumlah lembaga dibubarkan pada level pembentukan Perpres atau Kepres, maka perlu juga disentuh yang pembentukannya berdasar Undang-undang.

Ini pekerjaan tidak mudah, tapi perlu.

00:00:00 / 00:00:00