Pasien Positif Corona Melewati Seribu Orang Sehari

antarafoto_peningkatan_kasus_positif_covid_19_090620_wpa_2.jpg

KBRN, Jakarta: Untuk pertama kalinya jumlah pasien virus corona bertambah dalam satu hari 24 jam melewati angka seribu orang, tepatnya 1.043 kasus dan jumlah meninggal mendekati angka 2 ribu orang sejak pandemik ini menyerang Indonesia Maret lalu. 

Satu kata sebenarnya adalah: mengkhawatirkan. 

Memang jumlah angka kesembuhan lebih dari 11 ribu orang, kendati yang dirawat hampir 20 ribu orang. Ini sekali lagi mengkhawatirkan, apalagi di tengah masyarakat yang mulai diberi kelonggaran ke luar rumah, bepergian, berangkat kerja, dan masuk kantor. 

Hal yang memprihatinkan adalah, penampakan orang berkumpul makin banyak. Lalu lintas macet di mana-mana, apalagi di Ibukota belum ada pelaksanaan kembali aturan ganjil genap. 

Pada sisi lain, aparat penegak hukum, termasuk polisi pamong praja, juga tidak seagresif dulu. Pemerintah mengatakan ini masa transisi, tapi sebenarnya adalah masa yang paling mengkhawatirkan. Bisa jadi komentar ini dibilang membuat pesimis dan tidak memunculkan optimisme, ya memang demikian adanya. 

Membangun optimisme bagus, akan tetapi itu terjadi bila semua aturan dilaksanakan. Ini situasinya hampir loss seperti hari biasa. Apa jadinya bila mulai tanggal 15 Juni mendatang mal dan pusat perbelanjaan dibuka. Waduh ngeri. 

Persoalannya tak lain karena orang di negeri ini sering menganggap dirinya kuat dan kebal, sehingga merasa tidak perlu memaksakan diri melaksanakan protokol kesehatan. Ini bukan Indonesia terserah. Tapi sekadar mengingatkan.

Ditulis Redaktur Senior RRI Widhie Kurniawan.

00:00:00 / 00:00:00