Jakarta PSBB Tetap Ramai dan Rencana Kebijakan Pelonggaran

antarafoto_penurunan_lhr_jalan_tol_20200511_fm_1.jpg

Sepertinya mulai ada tanda-tanda kita mulai melemah dalam perjuangan menghadapi pandemic virus corona terhadap tekanan ekonomi saat ini. Tanda-tanda itu terlihat mulai dari adanya kebijakan pelonggaran moda transportasi komersial dengan prasyarat khusus, lalu ada pernyataan Kepala BNPB sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Moernardo soal usia 45 tahun, hingga suasana kota Jakarta yang masih PSBB tapi sudah mulai terasa seperti hari biasa. 

Di beberapa lokasi Jakarta, utamanya jalur masuk Jakarta dari berbagai wilayah penyangga, seperti Depok, Bekasi, dan Tanggerang, arus lalu lintas ramai. Aparat penegak hukum juga saat ini terpantau tidak seketat saat awal PSBB diterapkan. Padahal, jumlah terkonfirmasi virus corona di Jakarta sudah lima ribu lebih dan yang meninggal hampir 500 orang. Jumlah orang Jakarta terpapar virus corona lebih dari 30 persen jumlah nasional. Jadi, seandainya ada pelonggaran lagi bagi yang usia 45 tahun ke bawah untuk dapat beraktivitas kembali, maka ini juga perlu dikaji secara mendalam dan bagaimana pelaksanannya. 

Persoalan ekonomi memang penting, dan dampaknya luar biasa. Mereka yang terdampak PHK makin bahwa geliat ekonomi dupaksakan untuk berputar. Tapi sekali lagi, ini adalah tantangan yang tidak mudah.

Jurubicara COVID-19 Ahmad Yurianto, selalu mengingatkan pentingnya melaksnakan protokol kesehatan, pakai masker, selalu jaga jarak, dan tidak mudik. Sekarang, penekanan harus tetap di rumah juga sudah mulai kendor. Sepertinya sudah ada rancangan-rancangan pelonggaran. Apalagi Presiden Joko Widodo optimis bulan Mei ini akhir puncak pandemik. Bahkan ada rancangan Kemenko Perekonomian soal geliat ekonomi. Kita setuju dan dukung apa yg diarahkan pemerintah. Kendati pemerintah juga sejatinya menyampaikan secara lebih terbuka apa konsekuensinya dengan suasana yang sudah mulai agak longgar ini, agar masyarakat juga siap. Pertaruhannya adalah akhir Mei bulan ini.

Ditulis Redaktur Senior Widhie Kurniawan

00:00:00 / 00:00:00