Penggunaan Masker Penting Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

IMG-20200406-WA0000.jpg

KBRN, Jakarta: Hari ini tidak perlu ada lagi perdebatan soal penggunaan masker, yakni apakah masker hanya untuk orang sakit atau orang sehat dalam mencegah virus corona. Selesai sudah perbedaan pendapat itu. Saatnya kita semua sekarang menggunakan masker penutup hidung dan mulut. WHO sudah menyampaikan arahannya, kemudian Gugus Tugas COVID-19. Semuanya sudah jelas. Termasuk juga hitungan rupiah yang sangat besar untuk membeli masker. Itu angkanya besar kalau ditotal seluruh warga. Tapi kalau ditanggung sendiri-sendiri, hanya 10 ribu satu masker dan cukup punya dua, karena dapat dicuci dengan detergent bergantian. Bahkan mulai hari ini, di DKI Jakarta sudah disosialisasikan kewajiban penggunaan masker di transportasi umum. Selanjutnya mulai tanggal 12 April, bila tidak menggunakan masker, maka akan kena sanksi. Perihal sanksi, maka memang harus segera diterapkan. Sebab ternyata orang di Jakarta banyak yang bebal. Sudah berkali-kali diimbau untuk tidak berkumpul, namun masih juga kumpul ramai di pinggir jalan, kedai minuman, warung makan dan berbagai area publik. Tidak ada kesadaran sama sekali. Karena itu, hukum yang sifatnya memaksa, imperatif harus dilakukan. Sudah 18 orang jadi tersangka. Bagus. Termasuk mulai tanggal 12 April, yang tidak pakai masker dikenakan sanksi. Tapi jangan ditahan di penjara, karena penjara sudah penuh, terapkan saja denda atau kerja paksa buat mereka yang bebal. Ingat, masker yang digunakan adalah masker kain yang harganya 10 ribuan dan bisa dicuci kembali. Bukan masker bedah yang warnanya hijau atau N95. Masker Bedah dan N95 untuk tenaga medis. Jangan salah. Pakai masker yang kain. Komentar disampaikan redaktur senior RRI, Widhie Kurniawan

00:00:00 / 00:00:00