Cara Amerika Mengatasi Corona

Cara Amerika Mengatasi Corona

KBRN, Jakarta : Sejak awal pekan lalu, sebenarnya WHO telah mengingatkan bahwa Amerika bisa menjadi negara pandemi COVID-19 dengan jumlah terinfeksi virus corona baru ini melebihi Tiongkok. Walaupun Presiden Trump menolak angka 82.404 penderita di Amerika saat ini, melebihi Tiongkok yang mencatat hanya 81.782 kasus. Trump menilai Tiongkok mungkin saja tidak merelease angka yang sebenarnya. Namun fakta ini memang sulit disangkal, 60 persen pandemi COVID-19 merebak di New York. Lalu sisanya ada di berbagai negara bagian di Amerika. Seperti halnya negara-negara lain menghadapi awal masa serangan COVID-19, Gubernur Negara Bagian New York Andrew Cuomo menghadapi persoalan tentang alat kesehatan. Trump pada saat itu tidak mengucurkan khusus dana penyediaan ventilator dan lainnya. Padahal ketersediaan ventilator di New York terbatas. Begitu juga alat pelindung kesehatan lainnya. Menyebabkan perseteruan Trump dengan Andrew Cuomo sempat mencuat. Trump tentu menghitung kemungkinan dampak lockdown corona dan anggaran Amerika yang ada. Ancaman resesi bahkan depresi ekonomi Amerika sudah di depan mata. Langkah yang diambil kemudian yakni menggelontorkan dana untuk pembelian alat rapid test dan sekaligus skema ekonomi baru, pemberian tunjangan bagi warga Amerika yang kehilangan pekerjaan, tidak punya mata pencaharian karena merebaknya corona ini. Target Trump pada Paskah nanti, Setelah lockdown 14 Hari, kehidupan akan kembali normal. Ekonomi, pasar AS, terlepas wabah akan berlanjut atau tidak, harus segera bergerak lagi. Jika tidak maka ancamannya adalah resesi besar atau bahkan Depres ekonomi. Entahlah apa mungkin itu diwujudkan. Jadi alih-alih fokus pada upaya penuntasan pandemi, di saat yang sama Trump juga harus menjaga kemungkinan resesi ekonomi. Sementara ada 17 negara bagian yang sudah menjalankan isolasi di rumah untuk mereka yg terinfeksi COVID-19. COVID-19 memang cobaan besar bagi para pemimpin negara-negara menunjukkan gaya kepemimpinannya. Terbiasa menghitung profit atau defisit sisi Ekonomi, kali ini Trump dijebak keadaan untuk tetap harus menghitung deret manusia yang harus diselamatkan, dirawat, dan tidak boleh diterlantarkan. Bukan hal yang mudah memang. Tapi hasil survei menunjukkan publik Amerika cukup puas dengan kebijakan Trump sejauh ini. Hasil survey terbaik yang pernah didapat Trump selama memimpin Amerika. Situasi memang serba sulit saat ini. Tapi bukan tidak mungkin Trump mampu mewujudkan janji dan mimpi-mimpi orang Amerika, America Great Again! Komentar disusun : Weny Aulia (Foto: AFP).

00:00:00 / 00:00:00