Ringankan Beban Pekerja Musik, APMB Dirikan Dapur Umum

KBRN, Kuta Selatan : Pandemi COVID-19 memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Dampak itu salah satunya dirasakan para pekerja musik di Pulau Dewata. 

Menyikapi kondisi itu, Asosiasi Pekerja Musik Bali (APMB) menggalang donasi sekaligus mendirikan dapur umum. Dapur Umum itu berlokasi di Jalan Cempaka Gading Nomor 10, Banjar Giri Dharma, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung. 

Ketua APMB, Geby H. Ruing menjelaskan, dapur umum ini ditujukan bagi anggota yang terdampak pandemi COVID-19. Kegiatan yang dimulai Senin (8/6/2020) disebut hasil kerjasama dengan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Bali, Pena 98, dan KNPI Bali.

"Dapur umum rencananya akan kami gelar sebulan kedepan atau sampai dengan 8 Juli 2020," katanya kepada RRI di Kuta Selatan, Jumat (12/6/2020).

Ia menyampaikan, 300 bungkus makanan per hari dihasilkan dari kegiatan dapur umum tersebut. Seluruh makanan itu didistribusikan kepada para musisi dan keluarga. Geby mengemukakan, APMB saat ini mengawaki lebih dari 235 pekerja musik se-Bali. 

"Kalau ada kelebihan, kita bagikan ke sekitar kita, termasuk ke pecalang, kelian dinas, dan teman-teman yang bukan anggota APMB tetapi membutuhkan," ujarnya.

APMB dalam kegiatan dapur umum. (Istimewa)

Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menggugah kepedulian lebih banyak masyarakat. Ia tak memungkiri APMB tetap mengharapkan donasi dari berbagai pihak, baik dalam bentuk bahan baku makanan maupun finansial. 

"Kita tetap menunggu donasi untuk mendukung kegiatan dapur umum ini," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00