Bank Mandiri Salurkan Ribuan Paket Sembako

KBRN, Denpasar : PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan bantuan sembako dan alat pelindung diri (APD) di Provinsi Bali, NTB dan NTT. 

Paket sembako yang dibagikan Bank Mandiri Region XI/Bali dan Nusa Tenggara kali ini berjumlah 1.640. 

Paket sembako itu antara lain diserahkan kepada 13 yayasan, 9 banjar/desa,4 Kelurahan, 6 kelompok usaha yang terdampak COVID-19, 5 pura (tempat ibadah), 2 gugus tugas penanggulangan COVID-19 kabupaten, serta Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sekretariat Provinsi NTB.

Bantuan lain yang diserahkan yaitu 100 paket APD dan 100 masker N95 kepada 4 rumah sakit di Bali. Tidak hanya itu, Bank Mandiri juga memberikan bantuan berupa masker anak dan dewasa, hand sanitizer, vitamin C dan E kepada 2 panti asuhan dan 1 panti jompo.

Senior Vice President Regional CEO Bank Mandiri Region XI/Bali dan Nusa Tenggara Herinaldi menjelaskan, bantuan ini merupakan apresiasi dan dukungan pihaknya bersama seluruh komponen dibawah organisasi kepegawaian Mandiri Club.

"Organisasi tersebut diantaranya kepengurusan kerohanian seperti Badan Pengurus Kerohanian Hindu (Bapekhin), Badan Pengurus Kerohanian Islam (Bapekkis), dan Badan Pengurus Kerohanian Kristen (Bapekkris) dan Ikatan Istri Karyawan Bank Mandiri (IIKBM), serta kumpulan pegawai pegawai milenial Bank Mandiri melalui Mandiri Youngsters yang memiliki kepedulian kepada seluruh masyarakat yang ada di Bali dan Nusa Tenggara," ungkapnya disela-sela pelepasan sumbangan COVID-19 di kantor Bank Mandiri Region XI/Bali dan Nusa Tenggara, Selasa (5/5/2020). 

"Jadi masing-masing unsur yang terbentuk dalam Mandiri Club ini turut bahu membahu mewujudkan sikap toleransi yang cukup tinggi dalam menyikapi situasi pandemi COVID-19 dan tentu kami sangat menyadari dengan segala keterbatasan yang kami miliki, kami hanya dapat membantu sebagian kecil dari masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi masyarkat yang ada di wilayah Bali, NTB dan NTT," lanjut pria yang akrab disapa Aldi tersebut. 

Guna mendukung pemerintah dalam pelaksanaan protokol pencegahan penyebaran COVID-19, pihaknya juga telah menerapkan kebijakan terkait operasional di kantor cabang menyusul semakin meluasnya wabah virus corona.

Kebijakan itu antara lain dengan pemberian masker kepada karyawan, ketersediaan hand sanitizer disetiap kantor, penyemprotan disinfektan, alat pengukur suhu tubuh, pemasangan wastafel pencuci tangan, penerapan physical distancing serta pemasangan devider di setiap kantor cabang. 

"Disamping itu kami juga sudah menerapkan pegawai bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) sebanyak 478 pegawai (19,4%) dari total 2.465 pegawai, dan jumlah cabang tidak operasional (tutup) saat ini 55 Cabang (42%) dari total 121 cabang dan jumlah ATM ditutup sebanyak 47 ATM dari total 730 ATM yang tersebar di wilayah Bali dan Nusa Tenggara dan akan bertambah terus untuk memutus penyebaran COVID-19," pungkas Herinaldi didampingi Regional Operation Head Balutan Purba, Regional Transaction & Consumer Head Winardi Legowo dan Regional Credit & Business Development Head Sugrah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00