Pegiat Wisata di Bali Produksi Masker Ramah Lingkungan

KBRN, Jimbaran : Ketersediaan masker menjadi salah satu pekerjaan rumah ditengah pandemi virus corona (COVID-19). Permintaan tinggi yang tidak diimbangi pasokan, menyebabkan kelangkaan masker dipasaran. 

Menyikapi kondisi tersebut, sejumlah pihak berusaha memproduksi masker secara mandiri. Salah satunya produksi mandiri dilakukan pegiat pariwisata dari InterContinental Bali Resort. 

Masker wajah yang dijahit dari material daur ulang kain linen itu didistribusikan kepada seluruh karyawan, keluarga, dan masyarakat setempat. 

Area Director of Sales & Marketing InterContinental Bali Resort, Radka Janotova menjelaskan, masker itu untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. Dikatakan, pihaknya mampu memproduksi 40 hingga 50 masker per hari. 

"Inspirasi untuk inisiatif ini sebenarnya berasal dari negara asal saya, Republik Ceko dimana kampanye mengenakan masker wajah buatan sendiri," katanya kepada wartawan di Jimbaran, Senin (6/4/2020). 

Radka mengaku, pihaknya selalu berusaha melanjutkan komitmen untuk kegiatan yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan dan kegiatan sosial.

"Kami berharap masker yang dijahit tim kami dapat memberikan perlindungan bagi mereka yang masih perlu berinteraksi dengan publik, terutama karyawan kami," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00