Lomba Mancing Air Deras ST Eka Sentana Banjar Sebelanga.

Lomba mancing ikan air deras yang dilaksanakan STT Eka Sentana banjar Sebelanga- Denpasar Barat

KBRN, Denpasar  : Wakil Walikota, Kadek Agus Arya Wibawa membuka lomba mancing air deras yang diselenggarakan Sekaa Teruna Eka Sentana, Banjar Sebelanga, Kecamatan Denpasar Barat di Aliran Tukad Badung, Minggu (22/5).

Tampak sejak pagi ratusan peserta yang datang juga dari luar lingkungan banjar setempat sudah bersiap dengan alat pancing. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Camat Denpasar Barat, IB. Made Purwanasara, Perbekel Desa Dauh Puri Kauh, Gusti Made Suandhi, Kelihan serta tokoh masyarakat banjar setempat.

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa setelah membuka lomba mancing yang ditandai dengan pelepasan  ikan menyampaikan apresiasi pelaksanaan lomba mancing di Aliran Tukad Badung. Apresiasi bahwa dengan kegiatan mancing melaksanakan kegiatan penggalian dana yang memberikan ruang rekreasi dan edukasi lingkungan kepada generasi muda.

"Kegiatan ini disamping menjaga lingkungan dan kelestarian khusunya aliran sungai juga memberikan ruang dan rasa rindu para pemancing mania yang selama pandemi ini membuat keterbatasan diberbagai kegiatan, serta penggalian dana dalam mendukung kreativitas anak muda Banjar Sebelanga," ujar Arya Wibawa 

Dalam kesempatan tersebut Arya Wibawa mengucapkan selamat kepada ST Eka Sentana yang merayakan Hut ke 68. Meskipun umur ST yang lumayan tua,  semangat harus tetap muda.

"Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan juga pribadi mengucapkan selamat kepada ST Eka Sentana yang merayakan hut ke 68, semoga selalu jaya dan berwibawa," ujarnya. 

Sementara Ketua Panitia Lomba Mancing, Komang Budi didampingi Ketua ST Eka Sentana, Kadek Dwi Mahayana menyampaikan bahwa kegiatan lomba mancing air deras ini merupakan agenda kegiatan penggalaian dana Sekaa Teruna Eka Sentana serangkaian Hut ST ke 68 disamping itu juga sebagai edukasi lingkungan kepada masyarakat. "Kegiatan ini dalam rangka penggalian dana sekaa teruna yang juga dirangkai dengan Hut ke 68 ST Eka Sentana," ujarnya. 

Lebih lanjut dijelaskan adapun peserta yang mengikuti lomba kurang lebih 700 peserta, dimana dalam lomba dinilai jumlah berat ikan. Sedangkan dalam lomba juga dilaksanakan pengundian dorprize sebagai hadiah utama satu unit motor.

 "Ikan yang dilepas dalam lomba ini adalah  jenis ikan lele, sedangkan untuk kelestarian dilepas ikan nila sebanyak kurang lebih 20.000 ekor. Selama kegiatan dimeriahkan dengan hiburan  dan kuliner khas banjar Sebelanga.  ," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar