Pilkada Serentak 2020, Danrem Wira Satya: Utamakan Protokol Kesehatan

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 163/Wira Satya, Brigadir Jenderal TNI Husein Sagaf. (KBRN)

KBRN, Denpasar : Belum ada sinyal terkait rencana memundurkan kembali jadwal pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) serentak.

Padahal tidak sedikit yang mengharapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengevaluasi kembali jadwal pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

Penyelenggara tetap berpatokan pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020. PKPU itu merupakan perubahan ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.

Pilkada serentak tahun ini akan diselenggarakan di 270 wilayah. Ke-270 wilayah itu terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Berbicara agenda politik lima tahunan tersebut, Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 163/Wira Satya, Brigadir Jenderal TNI Husein Sagaf mengaku, Tentara Nasional Indonesia siap mendukung seluruh tahapan pilkada serentak.

"Untuk pilkada ini, kita mendukung. Hanya kan tahapannya kita belum dapat secara jelas. Nanti mungkin, sudah pastilah setiap tahap yang ada kita akan mendukung penuh, terutama protokol kesehatan. Kita saling mengingatkan. Karena kita tidak menginginkan ditengah Pilkada nanti malah terjadi penyebaran yang lebih banyak," katanya kepada wartawan di Makorem 163/Wira Satya, Kamis (25/6/2020).

Di Bali, pilkada serentak akan dilaksanakan di 1 kota dan 5 kabupaten. Daerah yang menyelenggarakan pilkada meliputi Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Karangasem.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00