Hadapi Pemilu 2024, Partai NasDem Mulai Panaskan Mesin

KBRN, Denpasar : Regulasi pendaftaran dan verifikasi partai politik peserta pemilu mulai disosialisasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan menegaskan pendaftaran parpol peserta pemilu sudah dibuka. 

Ia memprediksi beberapa potensi kesulitan masyarakat ketika menggunakan hak pilih dalam Pemilu Serentak 2024.

Salah satunya adalah banyaknya surat suara yang akan diterima pemilih. 

Selain itu, eks Ketua KPU Bangli (2008-2018) tersebut juga menyinggung soal membengkaknya biaya pesta demokrasi kali ini. 

Anggaran yang membengkak kata Lidartawan akibat kebutuhan APD. 

"Tarik ulur juga masih terjadi soal jadwal pesta demokrasi ini. Awalnya menyodorkan tanggal 21 Februari 2021 untuk pemilu dan Pilkada pada November 2024, KPU RI diketahui melontarkan opsi kedua, yakni 15 Mei 2024 untuk pemilu dan Pilkada digelar 19 Februari 2025," katanya ketika menjadi pembicara dalam Rapat Kerja DPW NasDem Bali, 11-15 Oktober 2021 yang digelar offline dari Istana Taman Jepun, Hayam Wuruk Denpasar.

"Terlepas dari polemik tersebut, Lidartawan menegaskan persiapan matang harus dilakukan seluruh parpol jika serius menjadi peserta pemilu," imbuhnya. 

Lidartawan menjelaskan, syarat parpol sebagai peserta pemilu mencakup beberapa hal. 

Diantaranya berstatus badan hukum sesuai UU partai politik. 

Partai politik peserta Pemilu Serentak 2024 juga wajib memiliki kepengurusan di seluruh provinsi, 75 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi, dan 50 persen jumlah kecamatan di kabupaten/kota. 

“Menyertakan sekurang-kurangnya 30 persen keterwakilan perempuan pada kepengurusan parpol tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Memiliki anggota sekurang-kurangnya 1.000 orang atau 1/1.000 dari jumlah penduduk pada kepengurusan parpol kabupaten/kota dibuktikan dengan kepemilikan KTA dan KTP elektronik,” ucap Konsultan Proyek Rural Development Giz Jerman di Timor Leste sejak 2006 tersebut. 

Rapat Kerja kali ini juga menghadirkan Ketua DPW NasDem Bali, Julie Sutrisno Laiskodat serta Sekretaris DPW NasDem Bali, I Nyoman Winatha sebagai narasumber. 

Raker ini diikuti langsung oleh pengurus DPD NasDem Denpasar dan online bagi 8 DPD NasDem kabupaten/kota se-Bali. 

Winatha pada kesempatan tersebut memastikan, Partai NasDem Bali mulai memanaskan mesin menuju Pemilu 2024.

"Kami mulai memanaskan mesin dengan mengadakan rapat kerja antara DPW dan ke sembilan DPD se-Bali.  DPW Partai NasDem mengundang Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan untuk memberikan paparan tentang apa-apa saja yang perlu dipersiapkan menyongsong verifikasi yang diperlukan KPU nantinya,” ungkapnya. 

Winatha pun memastikan, NasDem akan mengawal utuh aspirasi masyarakat, khususnya para kader pada Pemilu Serentak 2024.

Hal spesial tersebut dipersembahkan kepada masyarakat yang memiliki dedikasi dan semangat membangun negeri namun enggan terjun ke politik karena tak bisa bayar saksi.

“Kami pastikan dana saksi ditanggung DPW dan DPP NasDem di Pemilu Serentak 2024. Kabar bahagia ini membuat kami semakin semangat melakukan penguatan struktur sampai ke tingkat desa. Sekali lagi, DPW NasDem Bali sangat siap membantu kesiapan saksi di TPS, pembentukan kader-kader NasDem penggerak pemilih, dan tentunya didukung oleh soliditas yang semakin baik dari DPP, DPW, DPC, dan DPRt,” pungkas tokoh kelahiran Jembrana itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00