Sosialisasi Empat Pilar, Bamsoet Bantah 'Safari Politik'

KBRN, Denpasar : Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia bersama Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar menggelar Sosialisasi Empat Pilar, Jumat (17/9/202). 

Tampil sebagai pembicara kunci, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Dwitunggal, Kampus Undiknas Denpasar. 

Rektor Undiknas Denpasar, Prof. Dr. Nyoman Sri Subawa turut hadir dalam kegiatan yang diikuti mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional Denpasar itu. 

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet dalam paparannya berharap, mahasiswa di Pulau Dewata sebagai calon pemimpin bangsa harus tetap menjaga dan menebalkan nilai-nilai kebangsaan. 

Dikatakan, menjaga eksistensi empat pilar yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika ada di pundak generasi muda sebagai penerus cita-cita pendiri bangsa. 

"Junjung tinggi persatuan dan kesatuan, menjaga kebhinnekaan, menjaga toleransi, kemudian juga saling hormat menghormati diantara pemeluk agama yang ada," ucapnya dihadapan peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. 

Pada kesempatan itu ia pun menyinggung soal Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). 

Menurutnya PPHN adalah bagian tugas MPR RI untuk menyosilisasikan tentang Undang-Undang Dasar 1945. 

"Intinya kami memberikan pemahaman langsung kepada warga kampus, agar tidak percaya atau tidak terbawa oleh arus penumpang gelap yang mencoba membelokkan tujuan daripada kami DPR mengembalikkan kembali arah melalui PPHN kepada pendekatan yang politik praktis," tegasnya.

"Dan praduga seolah-olah ini untuk memperpanjang jabatan Presiden, mengubah periode dari dua menjadi tiga, selain menimbulkan kegaduhan-kegaduhan yang tidak berarti, itu juga menimbulkan semacam kecurigaan sesama anak bangsa," imbuhnya. 

Di sisi lain, RRI.co.id sempat menyinggung kunjungan Bamsoet ke sejumlah Perguruan Tinggi sebagai bentuk safari politik, politisi Partai Golkar itu dengan tegas membantah hal tersebut. 

Ia menyebut kedatangannya ke beberapa kampus di Bali murni menjalankan tugas dan fungsi MPR RI dalam menyosialisasikan empat pilar. 

Terkait konstelasi politik jelang Pilpres tahun 2024, ia memastikan, Partai Golkar telah komit mengusung Ketua Umum Airlangga Hartarto. 

"Golkar sudah menyatakan dan sepakat mendukung Airlangga Hartarto. Jadi saya tidak ada urusannya dengan urusan 2024. Saya hanya peduli soal tugas-tugas kenegaraan saya melakukan sosialisasi empat pilar," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00