Pelaksanaan 3T Dan 3M Menjadi "Vaksin" Ampuh Cegah Penularan Covid-19

Personil Kodeim Bangli Dampingi 3 T

KBRN,Bangli : Penerapan pelaksanaan 3T (Tracing, Testing, Treatment) merupakan tiga hal yang sama pentingnya dengan penerapan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Kedua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. 

Deteksi awal penyebaran COVID-19 dengan testing dan tracing di wilayah kecamatan Tembuku dilaksanakan di Banjar Penida Kelod Desa Tembuku oleh Tim Survelant Puskesmas Tembuku yang dikawal oleh Kodim 1626/Bangli. Pemeriksaan dilakukan terhadap lima orang yang kontak erat dengan pasien terkomfirmasi Covid 19 untuk mengetahui lebih cepat potensi penularan ke orang lain sehingga dapat dilaksanakan perawatan lebih lanjut.

Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P. mengungkapkan pelaksanaan Tracing dan Testing hari ini , senin (1/3/2021) dilaksanakan karena  merupakan hal yang sangat penting agar bisa diketahui lebih cepat hasilnya, sehingga bisa di hindari potensi penularan ke orang lain. Pelacakan dilakukan pada kontak-kontak terdekat pasien positif COVID-19. Setelah diidentifikasi oleh petugas kesehatan, kontak erat pasien harus melakukan isolasi atau mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Seandainya ketika dilacak si kontak erat menunjukkan gejala, maka perlu dilakukan tes, kembali ke praktik pertama (testing)”, kata Dandim

“Perawatan akan dilakukan apabila seseorang positif COVID-19. Jika ditemukan tidak ada gejala, maka orang tersebut harus melakukan isolasi. Sebaliknya, jika orang tersebut menunjukkan gejala, maka para petugas kesehatan akan memberikan perawatan di rumah sakit yang sudah ditunjuk pemerintah”

Dandim menambahkan  “Saat ini 3M masih satu-satunya cara “vaksin” paling ampuh. Jadi kita harus konsisten dan jangan lengah untuk melakukan 3M. Bersamaan dengan itu kita semua serta masyarakat harus mendukung pelaksanaan 3T, terutama dalam hal testing. Karena apabila masyarakat tidak mau melakukan testing, maka tracing tidak akan terjadi”, tutup Dandim

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00