Intip Profil 'Dream Team' Direksi BPJAMSOSTEK 2021-2026

Intip Profil "Dream Team" Direksi BPJAMSOSTEK 2021-2026. (Istimewa)

KBRN, Jakarta :  Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melantik jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) periode 2021-2026, di Istana Negara Republik Indonesia, Selasa (23/2/2021). 

Kepala Negara mendaulat Anggoro Eko Cahyo didaulat sebagai nakhoda BPJAMSOSTEK hingga lima tahun kedepan. 

Penunjukkan ini sekaligus bentuk kepercapaan Presiden, Joko Widodo terhadap profil Direktur Utama BPJAMSOSTEK periode 2021-2026 dalam mendukung upaya pemberian perlindungan menyeluruh dan kesejahteraan kepada pekerja Indonesia serta keluarganya. Jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan periode 2016-2021 terbagi dalam 6 (enam) Direktorat yang masing-masing dijabat Direktur kompeten dalam bidangnya dan mendukung Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur Utama untuk mengelola program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Anggoro mengakui, seluruh jajaran direksi diberi amanah langsung oleh Presiden Joko Widodo dan akan mengelola dana pekerja yang besar ini dengan integritas yang tinggi, tata kelola yang baik dan tentu saja harus tetap inovatif. 

“Kami juga akan melakukan digitalisasi jaminan sosial karena ada 3 tantangan utama yang harus kami hadapi, yaitu peningkatan cakupan peserta, peningkatan manfaat dan layanan bagi pekerja, dan optimalisasi hasil investasi dana pekerja,” katanya dalam siaran pers yang diterima RRI, Rabu (24/2/2021). 

Ia pun menyoroti relasi yang baik harus dijaga dengan pemangku kepentingan baik eksternal, seperti dengan kementerian dan lembaga, juga dengan jajaran Dewan Pengawas sebagai perwakilan stakeholder di internal. Sinergitas itu disebut sangat membantu dalam mewujudkan visi dan misi kami ke depannya.

Dalam menjalankan tugas, Anggoro telah menyusun jajaran Direktur teknis yang membidangi Direktorat Kepesertaan, Direktorat Pelayanan, Direktorat Pengembangan Investasi, Direktorat Keuangan, Direktorat Perencanaan Strategis, dan Direktorat Umum & SDM.

Tugas perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan akan dipimpin Zainudin yang menjabat sebagai Direktur Kepesertaan. 

Zainudin sebelumnya merupakan pejabat karir di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan dengan posisi terakhir sebagai Deputi Direktur Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi dan merupakan pejabat aktif hingga dilantik sebagai Direksi periode 2021-2026.

Terkait dengan bidang layanan, Roswita Nilakurnia diberikan kepercayaan untuk menjabat sebagai Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan. Sebelumnya, dirinya menjabat sebagai Direktur Keuangan, SDM & Umum di PT. Pulo Mas Jaya yang merupakan anak perusahaan PT. Jakarta Propertindo (JAKPRO).

Edwin Michael Ridwan dipercaya mengelola dana peserta dengan jabatan sebagai Direktur Investasi. Edwin terakhir menjabat sebagai SVP Investasi Pasar Uang dan Pasar Modal PT. Taspen (PERSERO). Sedangkan untuk periode 2021-2026, dirinya akan mengelola dana pekerja dengan integritas yang tinggi, sesuai mandat Direktur Utama BPJAMSOSTEK.

Sementara itu, Asep Rahmat Suwandha ditunjuk sebagai Direktur Keuangan untuk mengelola keuangan badan. Dirinya sebelum menjabat sebagai Direktur Keuangan merupakan Aparatur Sipil Negara di Komisi Pemberantasan Korupsi (ASN KPK) sebagai koordinator wilayah VI dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK.

Pramudya Iriawan Buntoro, yang sebelumnya merupakan Deputi Direktur Bidang Aktuaria BPJAMSOSTEK, kini dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi di BPJAMSOSTEK. Dirinya merupakan salah satu direktur termuda yang pernah menjabat sejak PT Jamsostek (PERSERO) berdiri dan merupakan talenta internal BPJAMSOSTEK yang berkarir dari level staf.

Terakhir, Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan dipercayakan kepada Abdur Rahman Irsyadi. Yang bersangkutan sebelumnya menjabat sebagai Deputi Direktur Human Capital BPJAMSOSTEK dan berasal dari internal atau karyawan BPJAMSOSTEK. 

Jika ditilik dari keseluruhan jajaran Direksi BPJAMSOSTEK periode 2021-2026 ini, total ada 3 orang karyawan BPJAMSOSTEK yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo.  

"Formasi Direksi ini bukan merupakan formasi permanen dan akan dilakukan evaluasi secara berkala. Saya berharap, formasi ini solid dan harmonis mewujudkan sinergi positif dengan seluruh stakeholder sehingga mampu meningkatkan kinerja BPJS Ketenagakerjaan serta mewujudkan visi dan misi dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada peserta. Mohon dukungan seluruh stakeholder agar kami bisa mewujudkan kesejahteraan pekerja Indonesia," ujarnya. 

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa), Toto Suharto ditempat terpisah berharap, masyarakat khususnya peserta tidak terpengaruh pada isu-isu negatif yang muncul terkait pengelolaan dana. 

"Sejalan dengan seluruh program jajaran direksi BPJAMSOSTEK 2021-2026, kami akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi peserta dan memastikan dana peserta aman dan optimal di bawah pengelolaan kami," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00