RRI Kebagian 2 Nominasi KPID Bali Award 2020

Jumpa Pers KPID Bali Award 2020. (KBRN)

KBRN, Denpasar : Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) kebagian 2 nominasi dalam Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali Award 2020. 

Dua nominasi tersebut yaitu kategori program acara berita radio, dan kategori program acara anak. 

Di kategori program acara berita radio, LPP RRI Stasiun Singaraja berhasil meloloskan produk berjudul 'Potret Buram Pendidikan Anak Difabel' sebagai nominator. Sedangkan LPP RRI Stasiun Denpasar merebut nominasi pada kategori program acara anak melalui produksi 'Dunia Anak - Permainan Tradisional'. 

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali Bidang Kelembagaan, Ni Wayan Yudiartini menjelaskan, KPID Bali Award merupakan puncak dari Gemacipa (Gerakan Masyarakat Cinta Penyiaran) tahun 2020. 

Ia mengungkapkan, penganugerahan KPID Bali Award akan diselenggarakan Minggu, 29 November 2020. KPID Bali Award 2020 kata Yudiartini, melombakan 5 kategori radio, dan 7 kategori televisi. 

Adapun 5 kategori radio meliputi kategori program acara berita, iklan layanan masyarakat, program acara anak, penyiar radio terbaik, dan radio swasta terbaik. 

Sementara untuk 7 kategori televisi, yakni program acara berita, program acara talkshow, program acara hiburan, seni, dan budaya, program iklan layanan masyarakat, program features tentang Bali, presenter/pembaca berita terbaik serta program siaran puja tri sandya. 

Tidak hanya itu, event kali ini juga akan memberikan lifetime achievement award. Penghargaan khusus tersebut ditujukan bagi insan yang selama ini mendedikasikan diri terhadap penyiaran di Bali. 

"Dimana kita memberikan apresiasi kepada acara-acara radio dan televisi yang kita anggap mendidik, dan bisa mencerdaskan masyarakat," katanya kepada wartawan di Denpasar, Rabu (25/11/2020). 

Ketua KPID Bali, I Made Sunarsa pada kesempatan yang sama lebih menekankan soal Gemacipa. Gemacipa disebut aksi nyata dalam menjawab 3 tantangan. Ketiga tantangan itu adalah digititalisasi penyiaran, konten, dan keterdesakan media baru. 

"Jangan kita pikir, bahwa televisi dan radio sekarang itu sedang tidak bermasalah. Saya kira, mungkin masalah tidak banyak, tetapi keterdesakan terhadap persaingan media-media baru ini juga luar biasa," ungkapnya. 

"Oleh karena itu, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali mengadakan acara Gerakan Masyarakat Cinta Penyiaran (Gemacipa) tahun 2020," imbuhnya. 

Sunarsa lebih lanjut menjelaskan, Gemacipa diwujudkan melalui 6 kegiatan. Keenam kegiatan tersebut meliputi webinar digitalisasi penyiaran, kegiatan iklan layanan masyarakat cinta penyiaran, siaran serentak berbahasa Bali, pembagian 1.000 radio secara gratis, radio academy 3, dan KPID Bali Award 2020. 

"Kita sudah membangi seribu radio. Ada tambahan pendengar seribu orang. Oleh karena itu radio academy kami adakan untuk meningkatkan kapasitas, dan kualitas radio. Ini untuk kepentingan masyarakat dan kualitas dari radio. Artinya, kalau misalkan radionya sudah kita miliki, kualitas naik, pasti orang akan cinta radio," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00