Puan Maharani Pantau Pencairan Bansos di Bali

KBRN, Denpasar : Ketua DPR RI Puan Maharani menyaksikan pencairan bansos di dua lokasi di Bali, Jumat (16/10/2020).  

Pucuk pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia itu didampingi Menteri Sosial Juliari P. Batubara bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati. 

Lokasi pertama yaitu Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. 

Rombongan Ketua DPR RI menyaksikan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Sosial Beras (BSB).

Sedangkan dilokasi kedua, rombongan menyaksikan simulasi penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako oleh Bank BTN di e-Warong KUBE di Kecamatan Denpasar Selatan. 

Puan Maharani Pantau Pencairan Bansos di Bali. (KBRN)

Puan Maharani bersama Menteri Sosial dan Menteri PPPA juga menyempatkan waktu berdialog dengan penerima manfaat. 

Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra pada kesempatan itu menyampaikan, sejumlah bantuan pemerintah pusat yang telah diterima masyarakat. 

Bantuan Sosial Tunai (BST) telah didistribusikan kepada 11.287 keluarga penerima manfaat dari masyarakat terdampak COVID-19. 

"Demikian juga penerima bantuan pangan non tunai, program sembako sebanyak 2.606. Jadi itu juga sudah, dan sinergi dengan Bank BTN yang telah juga memperoleh tambahan Rp500.000 untuk bulan Agustus 2020," ungkapnya kepada Ketua DPR RI Puan Maharani di e-Warong KUBE, Denpasar Selatan, Jumat (16/10/2020). 

Rai Mantra mengungkapkan, Kota Denpasar memiliki 5 e-Warong KUBE dengan 11 agen. Seluruh e-Warong KUBE itu disebut untuk membantu penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT)/kartu sembako yang tersebar di 4 kecamatan di Kota Denpasar. 

"Yang selanjutnya juga, disini ada program keluarga harapan, juga telah mendapatkan bantuan tambahan beras selama 3 bulan dari bulan Juli, Agustus, dan September sebanyak 15 kilogram per bulan, dengan jumlah 2.168 penerima manfaat," sebutnya.

"Pemerintah Kota Denpasar juga memberikan BLT langsung, itu penerimanya sebanyak 23.399. Jadi semua ini cukup berjalan lancar, dan juga kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua DPR RI, karena dulu telah menyumbangkan 10.000 masker untuk warga Kota Denpasar yang sudah kami salurkan melalui kepala desa dan lurah se-Kota Denpasar," lanjutnya. 

Puan Maharani Pantau Pencairan Bansos di Bali. (KBRN)

Selama pandemi COVID-19, Kementerian Sosial mendapat tugas dalam percepatan penanganan dibidang perlindungan sosial. Perlindungan sosial itu diimplementasikan melalui penyaluran bantuan sosial (bansos).

Bantuan sosial yang disalurkan Kemensos meliputi bansos reguler, bansos khusus, dan bansos tambahan. Bansos Reguler untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan, sehingga ada atau tidak ada pandemi, terus dilaksanakan. 

Bansos reguler terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako. Dalama rangka penanganan Covid-19, Bansos PKH diperluas kepesertaannya dari 9,2 juta menjadi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang semula menerima per tiga bulan menjadi setiap bulan.

Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT) ada perluasan target dan peningkatan indeks dari semula 15,2 juta KPM menjadi 20 juta KPM, dengan indeks dari Rp150 ribu/KPM/bulan menjadi Rp200 ribu/KPM/bulan. 

Untuk Bansos Tambahan, diluncurkan Bansos Beras (BSB) untuk 10 juta KPM PKH, dan Bansos Uang Tunai untuk KPM BPNT/Program Sembako Non-PKH dengan indeks Rp500 ribu sekali salur kepada 9 juta KPM.

Jumlah penerima manfaat program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Bali sejumlah 94.300 KPM dengan nilai bantuan sebesar Rp47,150 miliar yang tersebar di 9 kabupaten/kota.

Jumlah penerima manfaat BPNT/Kartu Sembako di Provinsi Bali sebanyak 174.480 KPM tersebar di 9 kabupaten/kota. Hingga Oktober 2020, Provinsi Bali telah mendapatkan bantuan sebesar Rp319,452 miliar. 

Untuk BST, jumlah penerima manfaat di Provinsi Bali sebanyak 189.635  KPM dengan nilai Rp568,869 miliar. Dan untuk BSB di Provinsi Bali menjangkau 86.566 KPM dengan volume beras sebanyak 3.895.470 kg, atau senilai Rp39.024.818.460.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00