Pemprop Bali Tambah Sepuluh Hotel Karantina Untuk OTG

KBRN, Denpasar: Melihat perkembangan kasus positif Covid-19 semakin meningkat, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin sesuai arahan Sekda Bali akan menyiapkan sepuluh (10) titik hotel yang akan digunakan sebagai tempat karantina bagi warga yang terkonfirmasi positif dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG). Dari sepuluh hotel ini satu akan dikelola langsung oleh Provinsi dan sembilan (9) sisanya akan dikelola oleh masing-masing Kabupaten dan Kota .

Kalaksa BPBD Provinsi Bali Made Rentin disela-sela penyerahan sertifikat penghargaan kepada relawan penanganan kasus Covid-19, di ruang Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Senin (21/9) mengatakan, hal ini dilakukan sebagai upaya mengakomodir kasus OTG dan gejala ringan yang sebelumnya menjalani isolasi di rumahnya masing-masing. Dimana kecenderungan tidak disiplin masih diprediksi akan menjadi celah penyebaran Covid-19 kluster keluarga.

 "Yang positif dengan gejala ringan atau OTG mungkin saja sudah disiplin untuk mengisolasi dirinya, namun belum tentu dengan keluarga mereka baik pasangan, orangtua maupun anak-anak mereka. Sehingga kemungkinan menyebarnya virus corona ini masih terjadi  dan meluas di tengah keluarga," ungkap Made Rentin.

Made Rentin mengatakan, bahwa tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan dokter yang menangani dan bersentuhan langsung dan terkonfirmasi positif juga diprioritaskan untuk mendapatkan hotel tempat isolasi dalam rangka memulihkan kembali imun tubuh dan kesehatannya.

 Untuk saat ini dari 157 kapasitas kamar yang tersedia dari tiga (3) tempat karantina yakni Diklat BPK Pering, Bapelkesmas dan Wisma Bima terisi 88 kamar dan sisanya tersebar di 17 rumah sakit rujukan lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00