Kodam IX/Udayana Dorong Terapi Plasma Konvalesen untuk Penanganan Covid-19

KBRN,Denpasar: Ucapan terima kasih disampaikan Pangdam IX/Udayana kepada Sekda Provinsi Bali diwakili Kadiskes Pemprop Bali selaku Keynote Speaker dan para pembicara serta seluruh peserta yang berpartisipasi dalam acara Webinar Terapi Plasma Konvalesen Dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Wilayah Bali, dimana sebagai  tindak   lanjut   dari   Webinar  ini, sejumlah 24 orang telah bersedia dan memenuhi syarat untuk melaksanakan Donor Plasma Konvalesen.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara pada pembukaan acara Webinar Terapi Plasma Konvalesen Dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Wilayah Bali, pada Senin (10/8/2020) usai Upacara Pelepasan Satgas Pamtas RI-RDTL di Mako Lantamal VII Kupang mengatakan pulau Bali sebagai salah satu destinasi wisata dunia tidak terlepas dari dampak penyebaran kasus positif dan pandemi Covid-19 telah mengakibatkan lumpuhnya sektor pariwisata yang merupakan sumber utama perekonomian di Bali.

Dikarenakan belum ditemukannya vaksin Covid-19, maka perlu adanya langkah-langkah strategis atau terobosan lainnya untuk mempercepat penanganan Covid-19. Salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah melalui Terapi Plasma Konvalesen dengan memanfaatkan plasma darah dari pasien Covid-19 yang berhasil sembuh yaitu plasma darah yang mengandung antibodi tersebut ditransfusikan ke pasien Covid-19 yang masih sakit untuk membantu mempercepat penyembuhan.

Melalui Webinar ini, Kodam IX/Udayana ingin menginisiasi dan mendorong agar terapi ini dapat dikembangkan secara lebih luas di Pulau Bali dan mengharapkan kepada seluruh peserta Webinar agar aktif memberikan ide, gagasan dan masukan serta rencana aksi bagaimana mengoptimalkan kelancaran pelaksanaan terapi plasma konvalesen. 

“Setelah pelaksanaan Webinar ini seluruh peserta dapat menjadi duta-duta untuk mendorong masyarakat, khususnya mantan pasien Covid-19 agar berpartisipasi mendonorkan plasma darahnya untuk kepentingan penanganan Covid-19”, harap Pangdam.

Terhadap upaya penanggulangan Covid-19, Bapak Kasad dalam hal ini memberikan perhatian yang serius. Dimana TNI AD sudah melaksanakan Terapi Plasma Konvalesen yaitu dalam menindaklanjuti terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di Secapa AD.  Terbukti bahwa Terapi  ini cukup efektif untuk mempercepat kesembuhan pasien Covid-19 di Secapa AD, tambahnya.

Selanjutnya Kadiskes Pemprop Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM, pada intinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana yang telah menginisiasi acara ini dan menyampaikan materi dengan tema “Kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam rangka penanganan Covid-19 dengan Terapi Plasma Konvalesen” dimana di Propinsi Bali pertama kali terjadi pada 10 Maret 2020 lalu yang pertama kali terjadi menimpa seorang WNA.

Acara Webinar yang bertemakan “Terapi Plasma Konvalesen” diisi dengan penyampaian materi oleh para ahli dan dimoderatori oleh Staf Ahli Pangdam IX/Udy Bidang OMP Kolonel Czi I Made Tirka Nurgaduh, S.I.P., diakhiri acara penutupan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya mewakili Pangdam IX/Udayana pada intinya menyampaikan semoga Webiner ini dapat mengoptimalkan kelancaran pelaksanaan Terapi Plasma Konvalesen serta dapat memotivasi masyarakat khususnya bagi para penyintas Covid-19 untuk berpartisipasi mendonorkan plasma darahnya dalam membantu mempercepat penyembuhan pasien Covid-19.

Terapi Plasma Konvalesen ini agar dapat dimasifkan pelaksanaannya di masyarakat, dan kepada seluruh peserta Webinar selalu bekerjasama dan terus memelihara koordinasi antar unsur terkait dalam penanganan Covid-19 guna mempercepat penyembuhan dan mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19. 

"Semoga Webinar ini dapat memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat luas” Bali Bangkit Bebas Covid-19”, harap Kasdam. 

Acara ini dihadiri sebanyak 2.212 orang terdiri dari Dokter 40%, Perawat 25%, Apoteker 15% dan tenaga medis lainnya 20%, serta para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, para Danrem dan Dandim jajaran Kodam IX/Udy, Danlanal Denpasar, Danlanud I Gusti Ngurah Rai, para Bupati/ Walikota se Bali, Kepala BPBD dan Kadis Kesehatan Provinsi dan Kabupaten se Bali, Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Dirut RSUP Sanglah, Direktur RS. PTN Unud, Ketua Pengurus PMI Bali dan Ketua IDI Bali. (Pendam IX/Udy)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00