Bertambah 86 Kasus, Transmisi Lokal Masih Dominasi Penularan Corona di Bali

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra. (Istimewa)

KBRN, Denpasar : Terjadi penambahan 86 pasien positif corona di Bali pada kurun waktu 24 jam.

Kasus positif COVID-19 akibat transmisi lokal terus mendominasi dalam beberapa pekan terakhir.

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra terus menerus mengingatkan pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Disiplin menerapkan protokol kesehatan diyakini menjadi kunci menekan penularan akibat transmisi lokal.

"Jadi kalau angka transmisi lokal ini masih terus bergerak naik, maka ini adalah suatu tantangan bagi kepemimpinan kita semua untuk terus mengerahkan energi, sumber daya melanjutkan tugas-tugas kepemimpinan, mengajak, mempengaruhi masyarakat untuk semakin luas, semakin masif dalam menerapkan protokol kesehatan yang sesungguhnya sangat sederhana," tegasnya di Denpasar, Jumat (10/7/2020).

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 163/Wira Satya, Brigadir Jenderal TNI Husein Sagaf juga mengimbau masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan. Jenderal bintang satu itu menyebut, masyarakat memiliki andil besar dalam penanganan kasus corona.

"Kami terus berupaya untuk menekan angka penyebaran. Tetapi intinya kita kembali kedisiplinan masyarakat. Jadi intinya ada di masyarakat. Kalau kita semua bekerjasama, saling bahu membahu, bekerja keras, tidak lelah, dan terus berupaya, saya yakin penyebaran COVID-19 di Bali ini bisa ditekan atau dihilangkan," katanya.

Angka kumulatif kasus COVID-19 di Pulau Dewata per Jumat 10 Juli 2020 sebanyak 2.110 orang

Sedangkan pasien sembuh bertambah 31 orang. Data terakhir menujukkan, pasien positif yang sembuh mencapai 1.202 orang.

Pasien yang masih dirawat berjumlah 908 orang. Sementara yang meninggal dunia tetap diangka 26 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00