Update COVID-19 di Bali: Positif Bertambah 42, Sembuh 7 Orang

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra. (Istimewa)

KBRN, Denpasar : Terjadi penambahan 42 pasien positif corona di Bali dalam kurun waktu 24 jam. 

Kasus positif COVID-19 akibat transmisi lokal mendominasi dalam beberapa pekan terakhir. 

Hal itu terjadi ditengah gencarnya pemerintah menyosialisasikan protokol kesehatan. 

Belum lagi Pemerintah Provinsi Bali merencanakan reopen tahap I pada Kamis 9 Juli 2020. Reopen tahap I menyentuh beberapa sektor, kecuali pendidikan dan pariwisata. 

Menyikapi kondisi tersebut, Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 163/Wira Satya, Brigadir Jenderal TNI Husein Sagaf menyebut, masyarakat memiliki andil besar terkait penanganan kasus corona. 

"Kami terus berupaya untuk menekan angka penyebaran. Tetapi intinya kita kembali kedisiplinan masyarakat. Jadi intinya ada di masyarakat. Kalau kita semua bekerjasama, saling bahu membahu, bekerja keras, tidak lelah, dan terus berupaya, saya yakin penyebaran COVID-19 di Bali ini bisa ditekan atau dihilangkan," kata Danrem 163/Wira Satya kepada wartawan di Makorem 163/Wira Satya, Rabu (24/6/2020). 

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 163/Wira Satya, Brigadir Jenderal TNI Husein Sagaf. (KBRN)

Sementara Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra terus menerus mengingatkan pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Disiplin menerapkan protokol kesehatan diyakini menjadi kunci menekan penularan akibat transmisi lokal.

"Jadi kalau angka transmisi lokal ini masih terus bergerak naik, maka ini adalah suatu tantangan bagi kepemimpinan kita semua untuk terus mengerahkan energi, sumber daya melanjutkan tugas-tugas kepemimpinan, mengajak, mempengaruhi masyarakat untuk semakin luas, semakin masif dalam menerapkan protokol kesehatan yang sesungguhnya sangat sederhana," tegas mantan Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Bali itu.

Angka kumulatif kasus COVID-19 di Pulau Dewata per Rabu 24 Juni 2020 sebanyak 1.158 orang. 

Sedangkan pasien sembuh bertambah 7 orang. Data terakhir menujukkan, pasien positif yang sembuh mencapai 646 orang. 

Pasien yang masih dirawat berjumlah 512 orang. Sementara yang meninggal dunia tetap diangka 9 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00