Bakti Sosial di Tengah Pandemi, Peradi Denpasar Kunjungi Para Lansia

KBRN, Denpasar: Sejak masuk ke Indonesia pada bulan Maret 2020, Pandemi Covid – 19 telah berdampak pada seluruh sektor kehidupan masyarakat. Dampak dari Covid – 19 ini pun turut dirasakan oleh Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya.

Melihat situasi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Denpasar Sabtu (30/05/2020) datang untuk melihat langsung kondisi Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya.

Melalui aksi solidaritas kemanusiaan bertajuk “Peradi Denpasar Peduli” sebagai bentuk rasa kepedulian yang tinggi terhadap dampak penyebaran Covid – 19, organisasi advokat yang diketuai oleh I Nyoman Budi Adnyana hadir di tengah-tengah para lansia yang tinggal di panti jompo yang terletak di Jalan Gemitir No. 66, Denpasar.

Budi Adnyana yang didampingi oleh Fredrik Billy (Sekretaris DPC Peradi Denpasar), Ni Kadek Ratna Jayanti (Bendahara DPC Peradi Denpasar), Komang Darmayasa (Wakil Ketua), Adi Seraya (Wakil Sekretaris), Bagus Suardana (Koordinator Bidang Pembelaan Profesi) dan Novi Wirani (Ketua Panitia) serta beberapa pengurus dan anggota DPC Peradi Denpasar lainnya, menyerahkan bantuan berupa masker, sembako dan sabun cuci tangan untuk para lansia tersebut.

Menurut Budi Adnyana, kegiatan pemberian masker, sembako dan sabun cuci tangan ini merupakan bentuk kepedulian DPC Peradi Denpasar yang diharapkan bisa sedikit membantu beban masyarakat terdampak pandemi COVID-19, khususnya para lansia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya. Pemberian masker dan sabun cuci tangan menjadi sangat penting untuk mencegah penyebaran Covid – 19 bagi para lansia mengingat orang dengan usia di atas 50 tahun sangat rentan menjadi korban dari Pandemi Covid – 19 ini.

“Bahwa komitmen DPC Peradi Denpasar dalam aksi kemanusiaan Peradi Denpasar Peduli ini  diperuntukkan untuk saudara - saudara kita yang terdampak pandemi covid 19 tanpa memandang status sosial, daerah asal, suku, agama, ras ataupun sekat-sekat/perbedaan lainnya, hal ini sesuai dengan fitrah seorang Advokat yang memberikan bantuan hukum kepada siapapun yang memerlukannya tanpa memandang SARA dengan selalu menjunjung tinggi Kode Etik Advokat Indonesia dan peraturan perundangan yang berlaku” ungkapnya.

Sementara menurut ketua panitia, Novi Wirani menyampaikan bahwa karena banyaknya lansia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya yang secara fisik sangat rentan menjadi korban Covid – 19, maka pembagian masker dan sabun cuci tangan bagi para lansia menjadi sangat penting dalam rangka mencegah penularan Covid 19 khususnya di Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya. Bagi DPC Peradi Denpasar hal ini sangat penting dalam upaya mengedukasi masyarakat, khususnya para lansia akan perlunya memakai masker dan rajin mencuci tangan dalam beraktivitas sehari – hari.

Ni Wayan Sukarini selaku perwakilan dari Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada DPC Peradi Denpasar atas pemberian bantuan masker, sembako dan sabun cuci tangan di tengah pandemi COVID-19 ini, yang sudah tentu dengan adanya bantuan masker, sembako dan sabun cuci tangan ini telah ikut membantu mengurangi beban mereka.

Aksi solidaritas kemanusiaan “Peradi Denpasar Peduli” kepada para lansia di Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sama sebelumnya, dimana sebelumnya DPC Peradi Denpasar juga telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak COVID-19 di Desa Bondalem, Tejakula Singaraja, kemudian bantuan tangki air portable dan masker kepada masyarakat Desa Perasan, Kubu Ban, Karangasem, dilanjutkan penyaluran bantuan paket sembako dan masker kepada komunitas masyarakat muslim di Kampung Kepaon Denpasar, komunitas masyarakat NTT yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Flobamora Bali, komunitas masyarakat Kerta Yoga, pekerja di DLHK Kota Denpasar dan komunitas masyarakat Buleleng yang tergabung dalam Buldog (Buleleng Dogen), serta penyerahan masker dan makanan kepada warga di TPA Suwung. Bantuan yang diberikan merupakan hasil donasi sukarela dan juga bersumber dari iuran bulanan anggota DPC Peradi Denpasar yang sampai saat ini berjumlah 800-an Advokat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00