Satgas Terima Bantuan Barang Untuk Penanganan Covid 19 di Bali

KBRN,Denpasar: Masyarakat yang berkeinginan memberikan bantuan kepada Satgas Penanggulangan Covid-19 Propinsi Bali bisa menyampaikannya dalam bentuk barang atau perlengkapan yang terkait dengan upaya penanggulangan covid-19 seperti Alat Pelindung Diri (APD), Masker, Handscoon, Hand Sanitizer, Thermogun, Disinfektan, Alat Semprot Disinfektan, wastafel cuci tangan di tempat publik, dan lain-lain.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 d Propinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Sabtu (4/4/2020) sore mengatakan, banyak pihak yang ingin memberikan bantuan dalam rangka penanganan Covid-19 di Propinsi Bali. Salah satu contohnya adalah dari kumpulan BUMN di Bali menyerahkkan 15 westafel portable untuk dipasang di tempat umum.

Dikatakan, bantuan Pemerintah Pusat (BNPB dan Kemenkes) telah memberikan bantuan berupa APD 12.500 buah, masker sejumlah 37.500 buah dan rapid test 12.200 buah. Bantuan ini terdistribusi ke rumah sakit rujukan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Sementara terkait jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah masuk ke Bali menurut Dewa Indra berjumlah 4.494 orang. Jumlah yang telah dikarantina di Bapelkesmas dan BPSDM berjumlah 590 orang. Rapid test dilaksanakan di bandara maupun pelabuhan untuk pendatang dari luar (khususnya dari daerah zona merah) yang akan masuk ke Bali.

Dewa Indra menambahkan, saat ini Satgas Gatong Royong Berbasis Desa Adat dan Satgas Penanggulangan Covid-19 di tingkat Desa (Desa Dinas) BERSINERGI diantaranya menyatukan posko dan bersama-sama melakukan pengawasan dan edukasi kepada seluruh masyarakat khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru datang ke Bali.

Ia  menghimbau kepada warga masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri/isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimai 14 hari dengan menerapkan protokol isolasi diri sendiri, penuh dengan disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan keluarga dan masyarakat dilingkungan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00