Bali Potensial Kembangkan Ekonomi Digital

Pelaku Pariwisata Made Badra (IST)

KBRN,Denpasar: Perekonomian masyarakat Bali selama ini sangat tergantung dari sector pariwisata, bahkan 55 persen PAD Bali bersumber dari Pariwisata. Sementara disisi lain Sektor pariwisata sangat rentan terhadap perubahan faktor eksternal, seperti gangguan keamanan, bencana alam, dan bencana non alam diantaranya Pandemi COVID-19 yang melanda hampir semua negara di dunia. Karena itu akan sangat rentan menghadapi krisis ekonomi jika 100 persen Bali masih mengandalkan sektor pariwisata sebagai sumber utama pendapatan daerah.

Bertitik tolak dari pengalaman tersebut, sudah saatnya Bali menata ulang perekonomiannya untuk menyeimbangkan struktur dan fundamental perekonomian Bali. Untuk itulah Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar menyatakan sudah menyiapkan pola pembangunan perekonomian melalui Ekonomi Kerthi Bali, yang akan menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru, meningkatkan kapasitas perekonomian Bali, menyeimbangkan struktur dan fundamental perekonomian Bali, sehingga secara nyata memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan Krama Bali.

Pelaku Pariwisata Bali Made Badra kepada RRI, Rabu (10/8/2022) mengakui saat ini sector pariwisata Bali mulai menggeliat ditengah membaiknya pengendalian kasus Covid19. Tingkat hunian hotel yang dikelolanya bahkan bulan Agustus ini mencapai 70 persen yang khusus menerima wisatawan mancanegara. Meski demikian Ia tidak menampik selain mengembangkan sector pariwisata, pemimpin-pemimpin Bali kedepan mempunyai terobosan dalam mengembangkan ekonomi Bali tidak hanya dari sector pariwisata.10

“ Bisa mempunyai terobosan tidak menekankan pariwisata saja sebagai pendapatan asli daerah kan, sementara ini berlomba-lomba semua Bupati walikota seluruh Bali ingin bagaimana secara instan mengembangkan daerahnya untuk destinasi pariwisata,” ujarnya.

Made Badra yang juga mantan Kadis Pariwisata Badung ini mengatakan, menjadi tanggungjawab Pemerintah bersama para akademisi dari perguruan tinggi kedepan agar mengembangkan sector ekonomi lain seperti pertanian, perdagangan dan sector lainnya sehingga perekonomian Bali bisa bergerak seimbang tidak hanya mengandalkan pariwisata. Ia menambahkan pola pikir masyarakat juga harus dirubah, agar menekuni bisnis digital yang mau tidak mau harus dikuasai kedepan sehingga tidak tertinggal dari negara lain.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar