Angka Kesembuhan di Denpasar Lampaui Kasus Positif Harian

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gde Rai

KBRN, Denpasar  :  Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali melampaui penambahan kasus positif harian. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Rabu (10/8) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 44 orang. Sementara, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 39 orang. 

 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 53.593 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 52.064 orang  (97,14 persen), meninggal dunia sebanyak 1.113 orang (2,08 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 416 orang (0,78 persen).

 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar menunjukkan trend peningkatan, tetapi masih terkendali. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

 

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

 

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

 

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar