Vaksinasi  Booster di Bali Capai 72,38 Persen

Ilustrasi Vaksinasi  Booster di Bali Capai 72,38 Persen (Ist)

KBRN, Denpasar: Pemerintah Provinsi Bali kian gencar melaksanakan vaksinasi booster   kepada masyarakat. Setelah sebelumnya  bertengger diangka 70 an persen, hampir sebulan ini  vaksinasi booster  tahap  pertama  berhasil dikatrol hingga  72,38 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala  Dinas Kesehatan  Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom kepada RRI di Denpasar, Minggu  (7/8/2022).

Dijelaskan  dalam mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi booster,  pihaknya telah memastikan ketersediaan  logistik vaksin dalam kondisi aman, demikian pula dengan   tenaga kesehatan atau vaksinator.  Selain itu dalam percepatan vaksinsi ini , keterlibatan desa akan dimaksimalkan untuk  mendatangkan warganya agar mau divaksin.

" Kita akan jemput bola, kita kan tidak berani memaksa, harus ada kerjasama dari aparat desa, karena mereka yang mempunyai warga. Semoga secepatnya mencapai 80 persen", jelas Anom.

Sementara itu Perbekel Desa Dangin Puri Kangin I Wayan Sulatra mengatakan pihaknya  berkomitment mendukung percepatan vaksinasi booster. 

Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya  vaksinsi booster. Bahkan tidak  saja terhadap waraga asli,  namun masyarakat pendatangpun turut diimbau  melakukan vaksinasi booster.

"Antara desa dan dinas ini berkolaborasi  menyangkut daripada program vaksinasi ini  bisa berjalan dengan baik, paling tidak  diatas 80 persern.

Sulatra mengakui masih menjadi kendala dilapangan adalah sulitnya menjangkau warga luar Kota Denpasarr yang dulu divaksinasi tahap 1 dan 2 di Kota Denpasr, sementara untuk booster tidak dilakukan di Denpasar. Sehingga kondisi inilah  menjadi tantangan dalam pemenuhan target sasaran vaksinasi di Kota Denpasar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar