Badung Tanggulangi TBC dengan Penguatan Tim District Based Public-Private Mix  

Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa

KBRN, Badung : Dinas Kesehatan Kabupaten Badung melaksanakan penanggulangan TBC melalui penguatan tim District Based Public-Private Mix (D-PPM). Kegiatan ini dikemas dalam bentuk diskusi antar para stakeholder, pakar dan organisasi profesi untuk menjaring ide dan gagasan demi kemajuan program penanggulangan TBC di Kabupaten Badung.

Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa saat membuka kegiatan penanggulangan TBC melalui penguatan tim District Based Public-Private Mix (D-PPM), Selasa (5/7/2022) mengatakan, mengacu pada Global TB Report (GTR) tahun 2021, Indonesia merupakan negara ketiga dengan beban TBC tertinggi di dunia. Diestimasikan terdapat 824.000 kasus TBC baru pertahun dan notifikasi kasus TBC sebesar 384.025 kasus. Dengan begitu, masih terdapat sekitar 54% kasus TBC yang belum ternotifikasi.

“Kalau kita lihat di Kabupaten Badung di tahun 2021 hampir 1000 tepatnya kisaran 984 kasus baru, dari kasus baru yang ternotifikasi sekitar 400 kasus itu artinya lebih dari 50% lebih yang belum ternotifikasi sesuai kondisi kasus TBC di Kabupaten Badung. Kondisi ini berisiko menjadi sumber penularan TBC maupun berisiko meningkatkan angka kematian. akibat TBC Ini menunjukkan tingginya prevalensi TBC dan angka penemuan yang masih rendah,” ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Badung I Wayan Darta menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah membangun pemahaman bersama antara tim komunitas SSR Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI dengan Fasyankes Pemerintah dan Swasta yang sudah teridentifikasi, guna memberikan dukungan layanan bagi pasien TB. Selain itu, membangun dukungan dan koordinasi kegiatan dari tim DPPM (District Technical Team) Kabupaten Badung dan para pemangku kepentingan dalam kolaborasi antara komunitas dengan pelayanan pemerintah dan swasta. Serta membuat kesepakatan bersama alur kolaborasi komunitas dalam implementasi program kerja DPPM di tingkat kabupaten dan kemitraan antara SSR Komunitas dengan Pelayanan Kesehatan pemerintah dan swasta, Mengembangkan rencana operasional implementasi program kerja DPPM yang disusun bersama antara SSR dengan layanan kesehatan dan melibatkan para pemangku kepentingan yang terlibat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar