Bupati PAS Mentoring Pengusaha Muda Pemula Buleleng

KBRN, Buleleng : Menjadi pengusaha sukses harus memiliki kriteria, yakni keberanian, rendah hati, memiliki keyakinan dan disiplin dalam pekerjaan. Hal ini disampaikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat menjadi narasumber Kick Off Mentoring Busines kepada pengusaha muda pemula Buleleng yang digagas oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang Buleleng di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Sabtu (28/5/2022).

Bupati Agus Suradnyana yang akrab disapa PAS ini menyampaikan pengalamannya sebagai pengusaha dilalui dengan tidak mudah. Dengan modal keberanian dan keyakinan akan potensi yang dimiliki serta membangun koneksi dari bawah dirinya mampu bersaing dengan pengusaha top lainnya meskipun usianya masih muda.

“Sebagai contoh diumur 30 saya sudah mengambil proyek hotel besar di Denpasar, sebagai kontraktor, modal utama adalah menjalankan skedul pekerjaan dengan tepat waktu. Hal ini akan membangun kepercayaan klien dan citra positif perusahaan,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Bupati PAS, penguatan sektor permodalan merupakan hal utama selain dari potensi diri sendiri. Untuk itu dalam membangun ekosistem usaha kehadiran pemerintah sangat diperlukan guna membantu keberlangsungan pengusaha khususnya dalam pemberian modal dan ruang-ruang investasi.

Ketua HIPMI Bali Pande Agus Widura mengatakan, melihat entrepreneur di Indonesia masih sangat rendah dan bonus demografi yang puncaknya di tahun 2030 nanti akan menjadi potensi dan peluang usaha yang cukup terbuka bagi pengusaha-pengusaha.

Untuk itu dengan kegiatan mentoring bagi pengusaha muda pemula di Kabupaten Buleleng akan melahirkan entrepreneur muda yang bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, secara tidak langsung akan memajukan perekonomian. 

Ditemui usai kegiatan Ketua Panitia HIPMI Business Mentoring Putu Bayu Mandayana mengatakan ingin menumbuhkan gairah pengusaha baru karena kurangnya informasi dan bimbingan.

“Atas hal itu kita mencoba menggagas kegiatan mentoring ini kepada pengusaha muda untuk mendapat pendampingan dan sharing informasi,” jelasnya.

Kegiatan mentoring ini dilakukan selama 3 bulan secara estafet setiap pekannya dengan menghadirkan mentor-mentor pengusaha yang sudah berhasil di Buleleng. Adapun jumlah peserta sebanyak 13 orang. Untuk menjadi anggota HIPMI dengan syarat memiliki ijin usaha dan umur maksimal 40 tahun.

Salah satu peserta mentoring yang bergerak dalam usaha home stay yang berlokasi di Desa Sambangan, Ajinamukti mengatakan, sangat tertarik mengikuti kegiatan mentoring HIPMI ini, untuk mendapatkan lebih banyak koneksi sebagai tempat saling berbagi dan menyemangati pada saat menghadapi fase down untuk bangkit kembali. Selain itu untuk menambah pengalaman dalam menjalankan usaha.

Turut hadir dalam kick off business mentoring, Ketua DPRD Kab. Buleleng, Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Buleleng, Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Sekretaris Dinas Dagperinkop UKM, Ketua HIPMI Buleleng serta anggota.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar