Relaksasi Penggunaan Masker, Masyarakat Jangan Lengah

Situasi Vaksinasi Booster (IST)

KBRN,Denpasar: Pelonggaran penggunaan masker yang diberikan Presiden RI Jokowidodo hendaknya disikapi bijaksana oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat lengah sehingga kembali berpotensi terpapar covid19 yang kasusnya di Provinsi Bali semakin melandai.

Hal itu disampaikan Plt Kadis Kesehatan Kota Denpasar Tri Indarti,SKM kepada RRI di Denpasar, Minggu (22/5/2022). Dikatakan, masyarakat agar tetap melaksanakan protocol kesehatan seperti mencuci tangan, jangan sampai mengnggap covid itu sudah tidak ada sehingga menjadi lengah.

“ Jadi tetap harus waspada, menjaga prokes dan kita harus lihat situasi umpama diruang umum tidak pakai masker tetapi kan kita harus lihat situasinya gimana saat itu gitu,” ucapnya.

Tri Indarti menghimbau masyarakat tetap mematuhi himbauan Presiden seperti ketika berada diruang tertutup tetap menggunakan masker. Begitu juga ketika berada didalam transportasi public, prokes menggunakan masker tetap dilakukan. Karena menurutnya dalam ruang tertutup peluang terjadinya penularan virus lebih besar terjadi karena tidak ada sirkulasi udara.

Sementara Ketua IAKMI Bali Made Kertaduana ditempat terpisah mengatakan, kebijakan yang diambil Pemerintah tersebut sudah pasti memperhatikan berbagai pertimbangan terhadap perkembangan kasus covid19 di tanah air.

“ Dasarnya tentu kan nike vasin, kemudian penurunan kasus yang signifikan, penemuan kasus baru yang rendah, dengan beberapa kontak erat atau tidak ditemukan tingkat penyebaran yang beresiko ditambah dengan penularannya dari virus sebagian besar adalah droplet yang dimungkinkan dalam aktivitas didalam jarak dekat sedangkan jika ruang terbuka seperti dijalan, pantai jadi potensi terjadinya penularan tidak ada,” ujarnya.

Kertaduana menambahkan, yakin banyak orang akan tetap menggunakan masker karena sudah menjadi kebiasaan dan masih adanya kekhawatiran jika nanti bisa tertular virus. Meskipun diberikan kelonggaran pemakaian masker, Kertaaduana meminta masyarakat jangan lengah tetap patuhi himbauan Pemerintah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar