Teman Taruna Gelar Free Class SKD Virtual

KBRN, Denpasar: Teman taruna menggelar kegiatan Free Class SKD secara virtual pada Sabtu (21/5/2022). Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang bergabung melalui aplikasi Zoom Meeting 

Kegiatan tersebut di lakukan sebagai bentuk upaya dari teman taruna untuk membatu para calon peserta yang akan menghadapi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Sekolah Kedinasan terutama dalam test Seleksi Kompetensi Dasar.

Peserta yang mendaftar pada kegiatan ini berjumlah 755 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Kalimantan, Papua, Papua Barat, Bali, Sulawesi, Lampung, Maluku, Jakarta, Yogyakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kep Bangka Belitung, Kep Riau, NTT, NTB, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Pada event Free Class ini  teman taruna mendatangkan super tutor Dwiki P Sinaga yang merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntasi Negara serta dipandu oleh Shella Monica sebagai moderator yang merupakan lulusan dari PPI Curug yang saat ini Bekerja di BAKAMLA RI. 

Person in Charge (PIC) bidang SKD dari Teman Taruna, Putu Ary Fajar mengatakan bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Beliau juga mengatakan feedback yang diberikan peserta juga memuaskan atas dilaksanakan Free Class tersebut. 

“Antuasias peserta  luar biasa terhadap pemaparan materi yang di sampaikan narasumber, akan tetapi masih ada perasaan cemas yang diungkapkan oleh peserta yang akan melakukan test SKD dalam waktu dekat ini” ujar ary fajar 

Dihubungi secara terpisah Psikolog Pendidikan, Mirah Laksmi mengungkapkan perasaan cemas atau anxiety adalah perasaan khawatir, gugup atau gelisah yang dihadapi oleh seseorang saat menghadapi situasi baru atau situasi yang tidak pasti. Namun rasa cemas sendiri sebenarnya memiliki efek yang positif bila dapat dikelola dengan baik. Rasa cemas dapat mendorong seseorang untuk mempersiapkan diri dengan lebih matang. 

“Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa cemas, yaitu berlatih mengatur nafas, berfikir positif, melakukan aktivitas olahraga, bertukar pikiran dengan orang lain dan yang terakhir bisa mencoba melakukan hobi/aktivitas positif yang digemari.  ujar Mirah yang juga merupakan Magister Psikolog lulusan dari Universitas Padjajaran, Bandung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar