Antisipasi Curah Hujan Tinggi, DLH Klungkung Lakukan Perampingan Pohon

Kejadian pohon tumbang di Bypass Ngurah Rai, yang menyebabkan pohon tumbang dan menutup ruas jalan

KBRN, Klungkung: Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung mengintensifkan pemangkasan pohon perindang di jalan-jalan protokol agar tidak tumbang saat terjadi hujan disertai angin dan petir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana mengatakan hujan deras disertai angin kencang cukup banyak menumbangkan pohon-pohon yang bahkan masih terlihat kokoh.

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama, pihaknya sudah melakukan identifikasi dan perompesan pohon perindang yang merupakan kewenangan Kabupaten sejak November lalu.

Pohon yang dinyatakan lapuk langsung ditangani dengan cara ditebang. Sedangkan pohon yang terlalu rimbun dan berpotensi tumbang, dilakukan perampingan atau pemangkasan.

“Dari beberapa minggu kemarin terus melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon perindang yang merupakan kewenangan daripada Kabupaten. Itu sudah kita lakukan. Jadi perlakuan itu kita lakukan berdaarkan prioritas mana yang lebih membahayakan, membahayakan, dan seterusnya,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana, Jumat (21/1/2022).

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada dikonfirmasi terpisah menyebutkan pohon tumbang menjadi salah satu bencana yang mendominasi sejak November 2021 lalu, menyusul kemudian tanah longsor dan genangan akibat luapan air drainase/got.

Pemangkasan pohon-pohon tua, rapuh dan rawan tumbang di jalan Provinsi dan Kabupaten sudah dilakukan, berkordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung untuk mengantisipasi terjadinya bencana pohon tumbang.

“Untuk masyarakat agar lebih berhati-hati lagi, mengantisipasi dengan segera melapor ke BPBD, kalau memang ada hal-hal misalnya pohon yang miring agar segera kita mitigasi, kita potong. Kita sudah melakukan pemangkasan beberapa pohon bekerjasama dengan Dinas PU Provinsi dan Kabupaten untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang yang menimpa masyarakat,”

Putu Widiada lebih lanjut menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana yang ditimbulkan akibat tingginya curah hujan.

Selain meningkatkan kewaspadaan, Widiada juga mengharapkan peran aktif masyarakat melaporkan apabila ditemukan pohon yang sekiranya lapuk dan membahayakan ke BPBD ataupun Dinas Lingkungan Hidup agar bisa segera dilakukan langkah mitigasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar