Desa Wisata Tangguh Bencana Lindungi Alam Bali

Staf Khusus Mitigasi dan Pengurangan Resiko Bencana Provinsi Bali Gede Sudiartha

KBRN, Denpasar : Desa Wisata Tangguh Bencana sangat diperlukan untuk melindungi alam Bali dari kerusakan lingkungan yang akan berdampak pada bencana alam di Bali. Staf khusus Mitigasi dan Pengurangan Resiko Bencana  Provinsi Bali Gede Sudiartha kepada RRI di Denpasar Jumat (21/01) mengatakan bersinergi dengan sektor pariwisata Desa Tangguh Bencana Destana di Bali yang berjumlah 80 saat ini jika dikembangkan menjadi desa wisata diyakini mampu menjaga kearifan lokal Bali. 

Gede Sudiartha mencontohkan kawasan hutan yang dikembangkan menjadi desa wisata tentu akan dikelola dengan baik sebagai obyek wisata karena secara ekonomi dapat memberikan kontribusi. Disamping itu hutan yang dijaga akan lestari selain dapat memberikan oksigen untuk kehidupan juga berfungsi menjaga lingkungan terutama ketersediaan air bersih. "Konsep ini kalau terus dikembangkan dan didukung oleh dana desa yang ada akan berhasil memitigasi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Selain itu juga bisa mensejahterakan masyarakat disekitar hutan", ungkapnya.

sementara itu berbicara relawan yang disiapkan pada Destana Gede Sudiartha mengatakan harus berasal dari desa bersangkutan karena merekalah yang mengenal kondisi desanya. Pemerintah provinsi dalam hal ini BPBD siap memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi relawan baik dalam pra bencana, saat bencana maupun pasca bencana.(Wid)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar