Matangkan Kompetisi Debat Mahasiswa, Bawaslu Bali Lakukan Audiensi Dengan Universitas Udayana dan Warmadewa.

KBRN,Denpasar: Bawaslu kembali menggelar Kompetensi Debat Penegakan Hukum Pemilu, ini merupakan kali kedua dilaksanakannya debat antar Perguruan Tinggi se- Indonesia, setelah sebelumya dilakukan pada 2019 lalu. Demi memantapkan persiapan debat tersebut, Bawaslu Bali melaksanakan audiensi ke Universitas Udayana dan Universitas Warmadewa, Senin (17/1/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani yang didampingi oleh Anggota Bawaslu Bali, I Wayan Wirka dan I Ketut Sunadra, serta Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses, dan Hukum, I Made Aji Swardhana .

Ariyani menuturkan, diselenggarakannya debat antar Universitas se-Indonesia ini sebagai bentuk sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa secara khusus dan perguruan tinggi secara umum dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024 mendatang.

“Ajang debat ini sebagai sosialisasi dan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa secara khusus dan perguruan tingi secara umum dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024,” Kata Ariyani saat bertandang ke dua Universitas tersebut.

Selain itu, Kata Ariyani, debat Mahasiswa merupakan bentuk kepedulian Bawaslu dalam melibatkan mitra strategis guna meningkatkan kualitas Pemilu dan Pemilihan di tahun 2024 nanti.“Kegiatan debat ini adalah bagian dari kepedulian Bawaslu untuk melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis untuk meningkatkan kualitas Pemilu 2024,” tutur Srikandi Bawaslu Bali tersebut.

Menanggapi yang disampaikan Ariyani, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi Fakultas Hukum Universitas Udayana, I Made Sarjana menuturkan akan mengkomunikasikan terkait pemilihan peserta yang akan mendelegasikan Universitas Udayana sebagai peserta Debat yang diselenggarakan Bawaslu.“Jadi terkait dengan peserta debat akan kami komunikasikan dengan tim pembina dan rektorat nanti,” papar Sarjana.

Dikesempatan yang berbeda, Dekan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa, I Nyoman Putu Budiartha menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 3 tim untuk turut serta dalam kompetensi deban ini.“Kami telah menyiapkan 3 tim untuk kompetensi debat ini, nanti akan kami seleksi kembali jika memang yang bisa mewakilkan perguruan tinggu hanya satu tim saja,” tutur Budiartha.

Menutup audiensi siang itu, Wirka mengingatkan terkait dengan teknis pelaksanaan Kompetisi Debat Mahasiswa tersebut akan ada dua tahap, yaitu tahap eliminasi dan tahap nasional. Pada tahap eliminasi peserta akan diminta mengirimkan makalah kepada Bawaslu untuk dilakukan seleksi terlebih dahulu, dan yang lulus kualifikasi akan bergabung dengan 32 perguruan tinggi untuk bertanding secara tatap muka di tahapan Nasional.“Nanti akan ada kualifikasi awal sebelum berkompetisi di tahapan Nasional, peserta debat akan diminta mengirimkan makalah untuk dilakukan seleksi terlebih dahulu,” pungkas Koordinator Divisi Penangaan Pelanggaran Bawaslu Bali tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar