BBMKG Gelar Sekolah Gempabumi, Tanjung Benoa Bali Memiliki Potensi Bencana Gempabumi dan Tsunami

BBMKG Gelar Sekolah Lapang Gempabumi

KBRN, Badung Bali - Bali memiliki potensi gempabumi dan tsunami yang cukup tinggi karena terletak dekat dengan sumber gempa dilaut selatan Bali. Bali yang terletak di wilayah kepulauan Sunda kecil dekat mega trus Sumba,  tercatat telah beberapa kali mengalami Tsunami. Hal itu diungkapkan Koordinator Budang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG -  Dr. Daryono  dalam paparannya pada Sekolah Lapang Gempabumi di Tanjung Benoa Bali.Senin,(29/2021)

Dilihat dari sejarah kata Daryono, Kepulauan Sunda kecil meliputi Bali, NTB dan NTT  tercatat telah mengalami Gempabumi lebih dari 22 kali dengan rata-rata 1 kali dalam 11 tahun. Bahkan tgl 21 Januari 1917 Bali digoncang Gempabumi yang cukup dasyat yang dikenal dengan Gejer Bali menimbulkan korban jiwa cukup banyak lebih dari 64 ribu jiwa. 

“Melalui kegiatan ini kata Daryono, diharapkan akan terbangun kewaspadaan masyarakat sekaligus terbentuk  pola penangnanan gempabumi dan Tsunami  oleh masyarakat pesisir Tanjung Benoa khusunya untuk dapat diusulkan menjadi nominasi mendapatkan pengakuan oleh Unesco. Beberapa kawasan di Jawa telah diusulkan pula diantaranya Malang, Yogyakarta dan Mandalika di Mataram, tambah Daryono.

Sementara Plt Kalaksa BPBD Badung Wayan Wirya menyambut baik kegiatan BMKG diwilayahnya, kegiatan ini diharapkan dapat membangun sikap kewaspadaan masyarakat d Tanjung Benoa Badung Khususnya. Badung yang memiliki panjang pantai 82 kilo meter, 50 diantaranya menjadi pemukinam masyarakat pesisir. 

“Melihat Bali memiliki potensi gempabumi dan Tsunami cukup tinggi, maka pikanya telah melakukan MoU dengan sejumlah pengusaha Hotel dikawasan Bali selatan. Apa bila terjadi gempabumi berpotensi terjadi Tsunami hotel-hotel tersebut siap menampung evakuasi warga mencari daerah aman yang lebih tinggi, tambah Wirya.

Sekolah Lapang Gempabumi yang digelar BBMKG Wilayah III ini berlangsung 29-30 Nopember diikuti sekitar 50 peserta dari kalangan pariwisata, sekolah, pemuka masyarakat, TNI-Polri  dan kalangan media.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar